Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang Selatan · 25 Jan 2023 ·

Peringatan 77 Tahun Pertempuran Lengkong, Keluarga Pahlawan Minta Pemkot Jaga Monumen Daan Mogot


 Peringatan 77 Tahun Pertempuran Lengkong, Keluarga Pahlawan Minta Pemkot Jaga Monumen Daan Mogot Perbesar

Kota Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama dengan Yayasan 25 Januari 1946 menggelar peringatan ke-77 tahun peristiwa pertempuran Lengkong. Peringatan digelar di Monumen Daan Mogot BSD, pada Kamis (25/1/2023).

Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, dalam sambutannya menyampaikan peringatan ini untuk mengingatkan masyarakat atas perjuangan tentara Indonesia dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Semangat itulah, kata Benyamin, yang juga harus dituangkan dalam usaha Pemkot Tangsel bangkit pasca pandemi Covid-19. Terutama mengejar pembangunan yang sempat tertunda.

“Usia Kota Tangerang Selatan baru 14 tahun, yang kini penduduknya terus bertambah. Pasca pandemi ini alhamdulillah kami terus mengejar pembangunan sehingga laju pertumbuhan ekonomi dan IPM meningkat,” jelasnya.

Untuk itu, Benyamin meminta restu dan doa dari para veteran yang telah berupaya mempertahankan wilayahnya. Hal ini agar seluruh pihak yang mencintai Tangsel untuk terus semangat dalam mewujudkan kota yang unggul.

“Kami memohon doa dan restu khususnya kepada keluarga besar pahlawan insiden Lengkong agar Tangsel sebagai daerah yang sempat mencatat sejarah pada 1946 bisa terus berkontribusi terutama untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan 25 Januari 1946 Rani D. Sutrisno berpesan kepada pemerintah dan warga Kota Tangerang Selatan untuk selalu menjaga lokasi kejadian dan meneruskan perjuangan.

“Saya mohon kepada pejabat Tangerang Selatan dan semua warga BSD kalau ada acara jangan diadakan di tengah, karena ini tempat gugur taruna. Generasi muda harus turut ikut serta harus menjaga kedaulatan NKRI bagaimanapun caranya,” tutupnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aktivis ‘Geruduk’ Pergudangan Taman Tekno BSD, Desak APH Tangkap Pencemar Sungai Cisadane 

12 Juni 2026 - 14:51

Menolak Lupa! Aktivis Bakal Aksi Kembali Desak APH Tangkap Pencemar Sungai Cisadane

11 Juni 2026 - 15:41

Gubernur Andra Soni Pantau Pelaksanaan MBG dan pra-SPMB

2 Juni 2026 - 13:08

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

2 Juni 2026 - 12:07

Raih WTP ke-14 Kali, Benyamin: Ini Buah Kebersamaan dan Kepercayaan Masyarakat

26 Mei 2026 - 22:55

Gubernur Andra Soni Gandeng BPJT dan Operator Tol Tingkatkan Pelayanan Jalan Tol di Banten

26 Mei 2026 - 20:02

Trending di Banten