Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Nasional · 3 Jul 2025 ·

Kemenko PMK Dorong Draft Inpres Percepatan Pengurangan Risiko Bencana Banjir Jabodetabekpunjur


 Petugas BPBD Kota Tangerang saat akan Evakuasi Warga Terdampak Banjir. Foto: TangerangPos Perbesar

Petugas BPBD Kota Tangerang saat akan Evakuasi Warga Terdampak Banjir. Foto: TangerangPos

Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mendorong percepatan penyusunan lampiran Draft Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Lilik Kurniawan, menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menyusun dokumen lampiran yang komprehensif dan tepat waktu.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan secara hybrid pada Jumat (13/6/2025), dengan melibatkan 19 Kementerian/Lembaga serta tiga Pemerintah Provinsi, yaitu Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta, dan Banten.

Menurut Deputi Lilik, penyusunan lampiran Inpres merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi potensi kerugian ekonomi akibat banjir yang kerap melanda kawasan padat penduduk tersebut.

“Harapannya kedepan produk Inpres Percepatan PRB Banjir Jabodetabekpunjur ini dapat menjadi investasi kita bersama untuk mengurangi dan menekan kerugian ekonomi yang cukup besar, akibat dampak bencana banjir,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan dari setiap Kementerian/Lembaga terkait, serta Pemerintah Provinsi terdampak seperti Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta, dan Banten, dengan mengedepankan egosistem multistakeholder untuk masuk ke dalam ranah ekosistem kebijakan mulai dari daerah hulu, tengah, dan hilir, yang terintegrasi secara holistik sebagai satu kesatuan guna menekan dampak kerugian baik langsung maupun tidak langsung akibat adanya kejadian bencana banjir di masa mendatang.

Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana, Andre Notohamijoyo menambahkan bahwa usulan kegiatan dari pemerintah daerah terdampak, terutama Jawa Barat, DKJ, dan Banten, dapat menjadi episentrum kebijakan yang lebih sistematis dan terukur. Tingginya kepadatan wilayah dan populasi di daerah tersebut menjadikan penanganan banjir perlu dirancang secara spesifik dan kontekstual.

Seluruh usulan rencana kegiatan yang dihimpun dari Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah akan dikompilasi untuk dibahas lebih lanjut dalam proses harmonisasi bersama Kementerian Sekretariat Negara. Proses ini bertujuan memastikan keselarasan substansi dan legalitas dokumen, serta menghindari potensi tumpang tindih regulasi.

Kemenko PMK menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penyusunan kebijakan ini hingga tuntas sebagai bentuk upaya kolektif memperkuat ketahanan wilayah Jabodetabekpunjur terhadap risiko bencana banjir secara berkelanjutan.

Penyusunan Draft Inpres ini menjadi respons serius pemerintah atas kejadian bencana hidrometeorologi basah yang melanda wilayah Jabodetabekpunjur pada awal Maret 2025, yang menimbulkan kerugian ekonomi lebih dari Rp10 triliun.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berupaya mengintegrasikan langkah pengurangan risiko secara sistematis, terpadu, dan berkesinambungan.[red]

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahas RUU Pemilu, Waka DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Bakal Minta Masukan ke Partai Non Parlemen

24 Juni 2026 - 20:30

Dihadiri Staf Khusus Presiden Kazakhstan, Gekrafs Resmi Lantik Perwakilan dan Buka Peluang Kolaborasi Ekraf di Asia Tengah

24 Juni 2026 - 17:35

Gekrafs Perluas Jejaring Global, Lantik DPLN Azerbaijan dan Kazakstan dalam Creative Economy Diplomatic Mission 2026

20 Juni 2026 - 12:25

Waka DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Pastikan Aspirasi Mahasiswa Segera Peroleh Solusi Nyata

19 Juni 2026 - 23:36

Gubernur Banten Andra Soni Beri Dukungan Semangat ke Timnas Futsal U-17

18 Juni 2026 - 17:46

Anggota DPRD Banten H.Rifky Hermiansyah Dampingi Presiden Pertemuan Bilateral dengan Presiden Jerman

17 Juni 2026 - 19:59

Trending di Nasional