Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Nasional · 28 Apr 2026 ·

Giwo Rubianto Wiyogo Soroti Tragedi Kecelakaan, Pertanyakan Keamanan Gerbong Perempuan 


 Ketua Umum Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) Giwo Rubianto Wiyogo. Foto: ist Perbesar

Ketua Umum Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) Giwo Rubianto Wiyogo. Foto: ist

Jakarta – Ketua Umum Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) Giwo Rubianto Wiyogo menyampaikan duka mendalam atas tragedi tabrakan kereta yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Insiden tersebut menjadi perhatian luas karena melibatkan penumpang dalam jumlah besar, termasuk perempuan yang berada di gerbong khusus.

Dalam pernyataannya, Giwo menyoroti posisi gerbong perempuan dalam rangkaian kereta yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari aspek keselamatan.

Ia menilai, penempatan gerbong perempuan di bagian ujung rangkaian berpotensi meningkatkan risiko jika terjadi kecelakaan, sehingga perlu dikaji ulang oleh pihak terkait.

Menurut Giwo, perlindungan terhadap perempuan dalam transportasi publik tidak cukup hanya dengan menghadirkan gerbong khusus, tetapi juga harus mempertimbangkan faktor keamanan secara menyeluruh.

“Keselamatan itu harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai kebijakan yang dibuat untuk melindungi justru menimbulkan kerentanan baru,” tegasnya.

Giwo juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional dan sistem keamanan transportasi kereta api, termasuk tata letak gerbong serta prosedur darurat saat terjadi insiden.

Ia berharap tragedi ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk meningkatkan sistem keselamatan, khususnya dalam memberikan perlindungan optimal bagi perempuan sebagai pengguna transportasi publik.

“Ini bukan hanya soal teknis, tetapi soal keberpihakan pada keselamatan manusia. Perempuan harus merasa aman, bukan justru berada pada posisi yang lebih berisiko,” Tandasnya

Giwo Rubianto berharap uang duka atau jaminan lainnya yang akan diterima oleh korban harus dipermudah dan dilancarkan tanpa melalui prosuder yang berbelit belit. [red]

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Siapkan Desa Nelayan Modern di Miangas, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

10 Mei 2026 - 02:19

Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah

4 Mei 2026 - 21:22

Tinjau Gudang Bulog di Lumajang, Mas Kawe Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman

4 Mei 2026 - 14:20

KKP Rampungkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap I, Satgas Dikerahkan Percepat Operasional

2 Mei 2026 - 20:12

Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta, Kawendra Lukistian Minta Izin Taksi Green SM asal Vietnam Dicabut!

28 April 2026 - 20:15

Daftar Korban Kecelakaan Kereta, RS Tempat Korban Dirawat dan Contact Center KAI

28 April 2026 - 07:21

Trending di Nasional