Jakarta – Ketua Umum Gerakan Wanita Sejahtera (GWS), Giwo Rubianto Wiyogo, menghadiri Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (UNJ) periode 2026–2030 di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Kehadiran Giwo menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan peran alumni perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan akademisi, profesional, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.
Dalam kesempatan itu, Giwo menegaskan alumni memiliki posisi strategis sebagai kekuatan sosial dan intelektual yang mampu berkontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.
“Alumni bukan hanya jejaring, tetapi kekuatan kolektif yang dapat menghadirkan gagasan, solusi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta kemajuan bangsa,” ujar Giwo.
Dia menekankan pentingnya kolaborasi antar elemen bangsa, termasuk organisasi perempuan, dalam memperkuat pembangunan berbasis sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, momentum pengukuhan dan Rakernas ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu melahirkan program kerja yang berdampak dan berorientasi pada pengabdian.
“Saya berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan langkah konkret, memperkuat solidaritas alumni, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan nasional,” katanya.
Giwo juga menyampaikan, pengukuhan dan Rakernas ini dapat menjadi ajang konsolidasi bagi para alumni UNJ untuk merumuskan arah organisasi lima tahun ke depan, termasuk penguatan peran di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan kebangsaan.
Dengan mengusung semangat sinergi alumni untuk negeri, katanya, forum tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai program kolaboratif yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Pun, kehadiran sejumlah tokoh nasional dalam kegiatan ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap peran strategis organisasi alumni sebagai mitra pembangunan.
Giwo juga menegaskan penguatan kapasitas perempuan dan generasi muda tetap menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan yang inklusif.
“Pembangunan yang maju membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk perempuan, generasi muda, dan komunitas alumni yang memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa,” tuturnya.
Diketahui, acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Ikatan Alumni UNJ periode 2026–2030, Sugeng Suparwoto, serta Rektor UNJ Komarudin yang menjabat untuk periode 2023–2027, dan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro.[red]











