Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Nasional · 1 Feb 2026 ·

Basuki Hadimuljono Sepakat Usulan Kawendra, Untuk Menghadirkan Pusat Kebudayaan dan Ekraf di IKN


 Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono dan Anggota DPR RI Komisi VI, Kawendra Lukistian. Foto: Gung Perbesar

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono dan Anggota DPR RI Komisi VI, Kawendra Lukistian. Foto: Gung

Kalimatan Timur — Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya kebudayaan dan ekonomi kreatif nasional. Gagasan pembangunan Pusat Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menguat, seiring dorongan agar ekosistem kreatif menjadi bagian integral dari wajah ibu kota masa depan.

Anggota DPR RI Komisi VI, Kawendra Lukistian, yang juga Ketua Umum DPP Gekrafs tersebut menegaskan pentingnya menghadirkan ruang yang mampu memperkuat ekosistem tersebut. Menurutnya, konsep IKN yang modern dan futuristik sudah selaras dengan semangat ekonomi kreatif dan budaya.

“Di sini harus ada pusat ekonomi kreatif dan kebudayaan tentunya supaya mendukung ekosistem di IKN juga, karena saya lihat di sini semuanya sudah menggambarkan sekali konsep ekonomi kreatif dan budaya,” ujar Kawendra saat kunjungan ke IKN, Jumat (30/1/26).

Kawendra menilai, pembangunan pusat kebudayaan dan ekonomi kreatif bukan sekadar simbol, tetapi juga instrumen strategis untuk mendorong inovasi, kreativitas, serta diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, dalam kesempatan yang sama menyambut positif usulan tersebut. Ia menyatakan dukungannya agar konsep yang diusulkan dapat diwujudkan secara konkret dan memiliki dampak ekonomi yang nyata.

“Saya sangat sepakat sekali membangun pusat kebudayaan dengan masukan dari Mas Kawe supaya bisa lebih implementatif dan bernuansa ekonomi. Itu namanya nanti Pusat Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif,” kata Basuki.

Dengan adanya doronagn ini, IKN diharaplan menjadi panggung besar bagi seniman, kreator, dan pelaku ekonomi kreatif untuk menunjukkan karyanya, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang kaya budaya dan berdaya saing tinggi di tingkat global.[red]

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waspadai Zona Megathrust di Wilayah Pesisir Jawa, Mitigasi Potensi Tsunami

15 Agustus 2026 - 22:20

Kasus Pengadaan Iklan BJB, KPK Tahan 4 Tersangka

11 Agustus 2026 - 07:58

Hasil Survei IPO: Elektabilitas Partai Gerindra Tertinggi Capai 17,5 Persen

9 Agustus 2026 - 15:41

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Berpotensi Bebas, Jika Menangkan Praperadilan

9 Agustus 2026 - 09:01

Survei LKPI: 79,3 Persen Publik Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

4 Agustus 2026 - 08:07

Pengurus Baru Gekrafs Sulteng Dilantik, Dan Resmi Berdiri di-seluruh Kabupaten Kota

28 Juli 2026 - 22:44

Trending di Nasional