Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 21 Jan 2026 ·

Wamenhaj: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Harus Paham Tugas dan Fungsi


 Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: ist Perbesar

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: ist

Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan pentingnya fokus tugas dan fungsi layanan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang memasuki minggu kedua Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi 2026.

Hal itu ia sampaikan saat meninjau aktivitas peserta Diklat pada minggu kedua di Asrama Haji, Podok Gede, pada Senin (19/1/2026).

Wamenhaj Dahnil mengatakan, pada minggu kedua Diklat, para peserta mulai mendapatkan materi teknis sesuai tugas dan fungsi (tusi) masing-masing. Peserta juga dibagi ke dalam kelas berdasarkan bidang layanan, seperti konsumsi, akomodasi, transportasi, hingga media center dan perlindungan jamaah.

“Kami berharap teman-teman petugas bisa fokus pada tugas dan fungsinya. Misalnya layanan konsumsi, isu makanan yang tidak layak, tidak sesuai gramasi, dan tidak sesuai spesifikasi harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Ia menambahkan, layanan akomodasi juga memiliki peran krusial, terutama dalam memastikan kualitas hotel, kenyamanan, serta pelayanan terhadap jamaah haji. Menurutnya, seluruh layanan harus benar-benar berpihak pada kepentingan jamaah.

Dahnil menekankan, fase paling krusial dalam penyelenggaraan haji berada di Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Pada fase tersebut, seluruh petugas harus bekerja di bawah satu komando dan dalam satu tim yang solid.

“Itulah pentingnya kenapa petugas haji dilatih secara semi-militer. Selain karena beban kerja fisik yang berat, juga agar petugas memahami rantai komando dan mampu bekerja secara terkoordinasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dahnil menjelaskan bahwa setiap petugas tidak hanya dituntut memahami tugasnya sendiri, tetapi juga alur kerja layanan lain dari hulu hingga hilir. Hal ini dinilai penting agar koordinasi lintas sektor berjalan efektif.

“Kami membuka semua alur secara transparan. Mulai dari proses catering, akomodasi hotel, hingga standar pelayanannya. Bahkan soal biaya pun kami buka agar media dan jamaah bisa mengetahui hak dan kewajibannya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, biaya konsumsi jamaah haji saat ini rata-rata sekitar 36 riyal per hari, dengan rincian 10 riyal untuk makan pagi serta masing-masing 13 riyal untuk makan siang dan malam. Menurutnya, transparansi ini diperlukan agar seluruh pihak dapat saling mengawasi.

Dahnil berharap keterbukaan informasi tersebut dapat mendorong keterlibatan semua pihak dalam pengawasan layanan haji. “Kita ingin semua saling mengontrol, sehingga penyelenggaraan haji ke depan semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan jamaah,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sufmi Dasco: Pedagang Kaki lima adalah Wajah Ekonomi Rakyat yang Terus Bergerak

3 September 2026 - 08:37

Aktivis Peduli Sungai Tolak Gagasan Menteri PKP Bangun Rumah Susun Diatas Sungai: Ide Konyol!

31 Agustus 2026 - 08:19

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

30 Agustus 2026 - 07:03

Janji Dasco Soal RUU Perampasan Aset, Kawendra: Beliau Orang yang Paling Komit

28 Agustus 2026 - 15:07

RUU Perampasan Aset Tuntas Paling Lambat 15 Desember 2026, Sufmi Dasco: Kami Hormati Aspirasi 

27 Agustus 2026 - 17:13

KLH/BPLH Resmi Luncurkan Portal Satu Data, Wujudkan Tata Kelola Lingkungan yang Transparan dan Terintegrasi

27 Agustus 2026 - 08:04

Trending di Nasional