Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 10 Des 2024 ·

Panen Cabe 3 Ton, Pj. Wali Kota Nurdin: Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi


 Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Memanen Cabe 3 Ton di Kelurahan Karangsari Kecamatan Neglasari Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Memanen Cabe 3 Ton di Kelurahan Karangsari Kecamatan Neglasari Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus menggaungkan Gerakan Tangerang Urban Farming dengan memanfaatkan pekarangan maupun lahan kosong yang ada.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, usai melaksanakan panen cabai dan bawang merah bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di lahan kosong seluas 5500 Meter² yang berlokasi di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Selasa, (10/12).

“Ini adalah bukti bahwa di tengah keterbatasan lahan yang ada, kita masih bisa terus memaksimalkan potensi yang ada untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui urban farming. Yang mana hal tersebut juga merupakan salah satu upaya kita bersama dalam pengendalian inflasi daera,.” tutur Pj wali kota, usai memanen cabai dan bawang bersama Kelompok Tani Sukamandi tersebut.

Terlebih, Dr. Nurdin, menambahkan, cabai dan bawang merupakan salah satu komoditi yang paling dicari di pasaran sehingga masyarakat akan lebih mudah terpenuhi kebutuhannya jika menanam sendiri di lahan dan pekarangan masing-masing.

“Tentunya akan lebih mudah jika bisa menuai apa yang kita tanam, memasak apa yang ada di pekarangan rumah. Inilah yang kita akan terus dorong agar masyarakat mulai menanam tanaman-tanaman yang menjadi kebutuhan sehari-hari agar tidak terjadi lonjakan harga di pasar yang turut menyebabkan inflasi,” terang Dr. Nurdin.

Alumnus Universitas Indonesia tersebut, berharap, melalui gerakan Tangerang Urban Farming ini dapat terwujud kemandirian dan swasembada pangan di Kota Tangerang yang merupakan Kota Metropolitan tersebut.

“Alhamdulillah, di lahan yang luasnya sekitar 5500 Meter² ini panen cabainya mencapai 3,07 ton dan panen bawang merahnya mencapai 3,6 ton, sehingga potensi untuk menuju ke arah tersebut sangatlah terbuka, asalkan kita dapat berkolaborasi memanfaatkan lahan-lahan kosong yang kita punya untuk ber-urban farming,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov Banten Buat Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah

13 Juni 2026 - 16:18

Gerakan ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ Dukung KemenLH Tanam 2 Milyar Pohon

13 Juni 2026 - 05:07

Kurangi Risiko Banjir, Pemprov Banten, Pemkot Tangerang dan Banksasuci Rutin Bersihkan Sampah di Saluran Kali

12 Juni 2026 - 06:22

Gubernur Andra Soni Buka Popda dan Peparpeda, Siapkan Atlet Menuju PON di Provinsi Banten

11 Juni 2026 - 18:23

Top Regional Leader Awards 2026: Kota Tangerang Sabet Dua Penghargaan Sekaligus

11 Juni 2026 - 15:26

Sachrudin Apresiasi Media Hadirkan Ruang Kompetisi Positif bagi Pelajar

11 Juni 2026 - 14:34

Trending di Kota Tangerang