Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 10 Des 2024 ·

Panen Cabe 3 Ton, Pj. Wali Kota Nurdin: Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi


 Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Memanen Cabe 3 Ton di Kelurahan Karangsari Kecamatan Neglasari Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Memanen Cabe 3 Ton di Kelurahan Karangsari Kecamatan Neglasari Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus menggaungkan Gerakan Tangerang Urban Farming dengan memanfaatkan pekarangan maupun lahan kosong yang ada.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, usai melaksanakan panen cabai dan bawang merah bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di lahan kosong seluas 5500 Meter² yang berlokasi di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Selasa, (10/12).

“Ini adalah bukti bahwa di tengah keterbatasan lahan yang ada, kita masih bisa terus memaksimalkan potensi yang ada untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui urban farming. Yang mana hal tersebut juga merupakan salah satu upaya kita bersama dalam pengendalian inflasi daera,.” tutur Pj wali kota, usai memanen cabai dan bawang bersama Kelompok Tani Sukamandi tersebut.

Terlebih, Dr. Nurdin, menambahkan, cabai dan bawang merupakan salah satu komoditi yang paling dicari di pasaran sehingga masyarakat akan lebih mudah terpenuhi kebutuhannya jika menanam sendiri di lahan dan pekarangan masing-masing.

“Tentunya akan lebih mudah jika bisa menuai apa yang kita tanam, memasak apa yang ada di pekarangan rumah. Inilah yang kita akan terus dorong agar masyarakat mulai menanam tanaman-tanaman yang menjadi kebutuhan sehari-hari agar tidak terjadi lonjakan harga di pasar yang turut menyebabkan inflasi,” terang Dr. Nurdin.

Alumnus Universitas Indonesia tersebut, berharap, melalui gerakan Tangerang Urban Farming ini dapat terwujud kemandirian dan swasembada pangan di Kota Tangerang yang merupakan Kota Metropolitan tersebut.

“Alhamdulillah, di lahan yang luasnya sekitar 5500 Meter² ini panen cabainya mencapai 3,07 ton dan panen bawang merahnya mencapai 3,6 ton, sehingga potensi untuk menuju ke arah tersebut sangatlah terbuka, asalkan kita dapat berkolaborasi memanfaatkan lahan-lahan kosong yang kita punya untuk ber-urban farming,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waduh, Kepala BPN Kota Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK

14 September 2026 - 23:57

Wakil Wali Kota Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah

14 September 2026 - 22:40

Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak

13 September 2026 - 19:16

Sambut Ribuan Pelari, Sachrudin Suguhkan “Culinary Day” Khas Kota Tangerang

12 September 2026 - 19:01

Wali Kota Sachrudin Cek Kondisi Cisadane, Pastikan Pelayanan Air Bersih Terpenuhi

12 September 2026 - 13:56

Kolaborasi Pentahelix Jaga Cisadane, Sachrudin Pastikan Pasokan Air Baku Aman

12 September 2026 - 13:23

Trending di Kota Tangerang