Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Banten · 18 Sep 2024 ·

Kesadaran Wajib Pajak Meningkat, Kepala Bapenda Banten Optimis Realisasi PAD Melampaui Target


 Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten, Drs. E.A. Deni Hermawan,.M.Si . Foto: ist Perbesar

Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten, Drs. E.A. Deni Hermawan,.M.Si . Foto: ist

Banten – Pelaksana tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten Deni Hermawan optimistis realisasi pendapatan asli daerah (PAD) akan melampaui dari target yang ditentukan.

“Bismillah, kami optimis bisa melampaui target,” ujar Deni dalam keterangan resminya, Selasa (17/9).

Menurut Deni, pajak merupakan salah satu kunci lancar dan suksesnya program dan kegiatan pembangunan di Provinsi Banten.

Karena itu, dia mengajak peran serta seluruh warga untuk turut serta dalam pembangunan di ranah jawara dengan membayar pajak.

Deni menyampaikan pajak yang dibayarkan oleh masyarakat merupakan kontribusi untuk mendukung kemajuan dan kemandirian daerah.

“Mari kita sama sama sadar membayar pajak sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku, orang bijak taat membayar pajak,” pesan Deni.

Untuk diketahui, realisasi PAD Provinsi Banten hingga 26 Agustus 2024 sudah mencapai Rp 5.284.932.586.715 atau 63,79 persen dari target Rp 8.284.849.811.619.

Jumlah PAD tersebut bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Air Perukaan (PAP), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Rokok.

Realisasi lima mata pajak daerah Banten itu rata-rata sudah di atas 50 persen, mulai PKB Rp 2.115.852.563.136 atau 62,31 persen dari target Rp 3.395.800.842.200.

Berikutnya BBNKB Rp 1.713.819.016.900 atau 64,71 persen dari target Rp2.648.645.643.800.

Adapun realisasi Pajak Air Perukaan (PAP) Rp 27.996.522.400 atau 66,62 persen dari target Rp 42.029.446.000.

Realisasi PBBKB Rp 859.081.588.068 atau 72,01 persen dari target Rp 1.193.043.068.000.

Terakhir, realisasi Pajak Rokok Rp 568.181.896.211 atau 56,52 persen dari target Rp 1.005.330.81 1.619.

Untuk meningkatkan pajak, kata Deni, Bapenda telah melakukan berbagai kegiatan, termasuk kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Banten dalam hal ini Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati.

Deni mengungkapkan Bapenda telah memberikan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejati Banten untuk membantu melakukan penagihan kepada para penunggak pajak kendaraan bermotor (PKB).

Hasilnya, realisasi penagihan sudah mencapai di atas 50 persen.

Dia menjelaskan program SKK dengan Kejati Banten telah berjalan efektif lantaran terdapat sejumlah perusahaan yang biasa sulit ditagih Bapenda, kini menjadi lebih mudah saat didatangi kejaksaan.

Sekretaris Bapenda Provinsi Banten, Rita Prameswari Rivai menambahkan pihaknya telah menggulirkan beberapa program untuk menggenjot pendapatan seperti Optimalisasi Pelayanan PKB telah dilakukan melalui 12 Kantor Bersama Samsat, 34 unit mobil samling, 54 Gerai Samsat.

Upaya lain yang dilakukan Bapenda adalah sinergisitas pelayanan dengan kabupaten/kota melalui Samsat Desa.

Bapenda Provinsi Banten juga meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat melalui Samsat Keliling (Samling), Samsat Kalong (Samlong), Samsat Sonten (Samson), Samsat Motor (Samtor), drive thru dan Samsat goes to factory.

Selanjutnya, melaksanakan upaya penagihan melalui pemberitahuan surat PKB melalui jasa pengiriman.

Kemudian melaksanakan intensifikasi pajak daerah melalui razia pajak kendaraan bermotor di wilayah Provinsi Banten.

Selain itu, Bapenda dan UPTD PPD melaksanakan upaya pendataan melalui KMBDU dan penagihan melalui door to door, hingga program-program lainnya.

“Kami optimistis program-program yang dilakukan berjalan baik, sehingga bisa mencapai target yang ditetapkan. Alhamdulilah jika pendapatan lebih dari target,” tandasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 219 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

29 April 2026 - 22:09

Kunci Rombel 36 Siswa Per Kelas, Kepala Dindikbud Banten: Komitmen Menjaga Integritas SPMB Tahun 2026

29 April 2026 - 11:47

Komitmen ‘Membangun dari Desa’, Gubernur Andra Soni Alokasikan Rp167,4 Miliar Bangun 46,71 Kilometer Jalan Poros Desa

29 April 2026 - 08:11

Sekda Deden di RUPS Tahunan: Bank Banten Jadi Instrumen Pertumbuhan Ekonomi Daerah

28 April 2026 - 19:18

Gelar RUPST, Dirut Bank Banten: Target Laba Bersih Rp75 Miliyar 

28 April 2026 - 14:39

Wisata ke Baduy Rp1 di Akhir Pekan, Andra Soni: Akses Wisata ke Baduy Makin Mudah

26 April 2026 - 16:49

Trending di Banten