Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 14 Jun 2026 ·

Ini Empat Sekolah Unggul Garuda Transformasi Kemdiktisaintek di Provinsi Banten


 Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Kepala Dindikbud Banten Jamaluddin saat melakukan peninjauan dan dialog lapangan di SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), Jalan Raya Labuan–Pandeglang Km 03, Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Kepala Dindikbud Banten Jamaluddin saat melakukan peninjauan dan dialog lapangan di SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), Jalan Raya Labuan–Pandeglang Km 03, Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Foto: ist

Serang – Empat sekolah di Provinsi Banten termasuk dalam 30 Sekolah Menengah Atas Unggul (SMA) Garuda Transformasi 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. Empat sekolah itu adalah SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), SMA Kharisma Bangsa, SMA Labschool Cirendeu, dan Madrasah Aliyah (MA) Ibad Ar Rahman.

Gubernur Banten Andra Soni mengaku bersyukur atas ditetapkannya empat sekolah di Provinsi Banten termasuk dalam 30 Sekolah Menengah Atas Unggul (SMA) Garuda Transformasi 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. “Alhamdulillah, SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) yang di bawah naungan Pemerintah Provinsi Banten juga ditetapkan menjadi SMA Garuda,” ungkapnya, di Kota Serang, Sabtu (13/6/2026).

“Kita berharap, anak-anak potensial yang ada di Provinsi Banten bisa bersekolah di sana. Kita akan tingkatkan terus kesempatan anak-anak di Provinsi Banten terutama dari keluarga kurang mampu bisa bersekolah di SMA Garuda,” tambah Andra Soni.

Hal senada juga diungkap oleh Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah. “Sekolah Garuda sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Banten,” ucapnya.

“Alhamdulillah sudah ditetapkan empat sekolah yang terintegrasi dan menjadi sekolah Garuda. Sekolah unggulan itu menjadi percontohan dan dibantu oleh pusat maupun daerah,” tambahnya.

Seperti diungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin, Pemerintah Provinsi Banten secara resmi menegaskan kesiapan dan partisipasi aktif dalam agenda strategis nasional melalui program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT).

“Langkah besar ini merupakan manifestasi visi Pemerintah Provinsi untuk mengakselerasi transformasi pendidikan di “Tanah Jawara”, sekaligus menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompetitif di kancah global demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkap Jamaluddin.

Menurut Jamaluddin, Program SMA Unggul Garuda Transformasi bukan sekadar inisiatif biasa, melainkan program pengayaan prestisius yang dirancang bagi sekolah dengan rekam jejak akademik unggul.

“Program ini bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan berkualitas tinggi yang mampu membimbing putra-putri daerah menembus berbagai perguruan tinggi terbaik dunia,” tegasnya.

“Untuk memastikan kualitas kurikulum dan pembinaan, program ini melibatkan Tim Pakar dari institusi pendidikan ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Nama-nama besar seperti Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd., M.Psi. dan Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, S.Si., M.Si. turut mengawal pengembangan program ini guna memastikan standar internasional tetap terjaga,” papar Jamaluddin.

Secara nasional, lanjutnya, pemerintah menargetkan sebanyak 80 sekolah akan bertransformasi menjadi SMA Unggul Garuda dalam kurun waktu lima tahun (2025-2029). Untuk Provinsi Banten, sebanyak empat (4) satuan pendidikan yang tersebar di Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangsel telah ditetapkan, untuk memulai implementasi pada tahun 2026.

Sebagai informasi, SMA Unggul Garuda Transformasi dirancang untuk mendorong perubahan bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) melalui program-program pengimbasan. Penetapan dilakukan berdasarkan penilaian potensi akademik sebagai parameter utama, selain pemerataan wilayah untuk membuka akses lebih luas. Sekolah model ini menghadirkan ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya generasi muda berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan sains dan teknologi.

  • SMA Negeri CMBBS berlokasi di Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Sekolah yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten ini diproyeksikan sebagai sekolah unggulan Provinsi Banten. Sekolah yang dilengkapi asrama dan lingkungan pendidikan terpadu ini memadukan pendidikan akademik, kepemimpinan, dan nilai-nilai islami.
  • SMA Kharisma Bangsa berlokasi di Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Sekolah yang berdiri sejak tahun 2006 ini fokus pada STEM (sain, teknologi, engineering, dan matematika), mempersiapkan siswa ke jenjang perguruan tinggi, dan pendidikan karakter. Sebagian besar siswanya melanjutkan ke perguruan tinggi.
  • SMA Labschool Cirendeu berlokasi di Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Sekolah yang berdiri pada tahun 2020 ini, sistem, standar, dan budaya merupakan bagian dari SMA Labschool di bawah Yayasan Pembina Universitas Negeri Jakarta. Dengan misi mewujudkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, inovatif, ramah lingkungan, berdaya saing nasional dan internasional.
  • Madrasah Aliyah (MA) Ibad Ar Rahman berlokasi di Batubantar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. Madrasah ini berada dalam lingkungan Pondok Pesantren Ibad Ar Rahman. Madrasah ini menerapkan kurikulum nasional yang terintegrasi dengan kepondokan.

Penyelenggaraan Sekolah Unggul Garuda berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 20 November 2025. SMA Unggul Garuda sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penyiapan sumber daya manusia unggul.

Penyelenggaraan sekolah ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Dalam penyelenggaraannya, SMA Unggul Garuda terdiri atas SMA Unggul Garuda Baru dan SMA Unggul Garuda transformasi. SMA Unggul Garuda baru adalah SMA Unggul Garuda yang dibangun baru dan dikelola oleh pemerintah pusat dengan kriteria khusus dalam rangka mempersiapkan lulusan dengan kompetensi unggul di bidang sains dan teknologi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik.

SMA Unggul Garuda Transformasi adalah SMA Unggul Garuda yang meliputi SMA atau MA yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau masyarakat dengan pengayaan sehingga peserta didiknya dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik.

SMA Unggul Garuda bertumpu pada tiga pilar. Pertama, penyeimbang akses dengan memberikan akses bagi peserta didik dari berbagai latar belakang daerah dan sosial ekonomi untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Kedua, inkubator pemimpin, melalui pembentukan dan penguatan karakter kepemimpinan masa depan Indonesia. Ketiga, prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat, melalui penyediaan pendidikan berkualitas tinggi dan pembinaan peserta didik untuk memiliki jiwa pelayanan dan pengabdian terhadap masyarakat.

SMA Unggul Garuda Transformasi dipilih dari SMA dan MA yang memenuhi kriteria, memiliki akreditasi A, dan memiliki prestasi di tingkat regional, nasional, dan/atau internasional. SMA dan MA ini diberikan pengayaan oleh Kemendiktisaintek meliputi setidaknya program pelatihan manajemen sekolah, pelatihan guru dan tenaga kependidikan, dan pembinaan peserta didik SMA Unggul Garuda Transformasi.[red]

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

14 Juni 2026 - 05:15

Program Bang Andra Perkuat Konektivitas Desa dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Banten

13 Juni 2026 - 18:25

Gerakan ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ Dukung KemenLH Tanam 2 Milyar Pohon

13 Juni 2026 - 05:07

Penggerak Pendidikan Inklusif, Gubernur Andra Soni Raih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026

12 Juni 2026 - 20:50

Serahkan Piala Bergilir, Sachrudin Target Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Banten

11 Juni 2026 - 19:34

Hari Pertama Dibuka, Gubernur Andra Soni Tinjau Pelaksanaan SPMB Jalur Domisili

11 Juni 2026 - 16:05

Trending di Banten