Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Kota Tangerang · 16 Apr 2025 ·

Kadinkes Kota Tangerang: Waspada DBD dan Chikungunya dengan Menjaga Lingkungan Tetap Bersih


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr.dr.Dini Anggraeni. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr.dr.Dini Anggraeni. Foto: ist

Kota Tangerang – BMKG Wilayah II telah menginformasikan Provinsi Banten tak terkecuali Kota Tangerang tengah menghadapi masa peralihan musim. Kemarau di Provinsi Banten diprediksi akan jatuh pada sekitar periode awal April sampai akhir Juni 2025.

Diketahui, masa peralihan cuaca menjadi faktor yang bisa menimbulkan penyakit, terutama penyakit infeksi seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga chikungunya yang kini tengah merebak di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni pun mengimbau, masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan kondisi tubuh. Terutama menjaga lingkungan dan selalu melaksanakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah, lingkungan bahkan tempat kerja.

“Saat ini, kasus chikungunya di Kota Tangerang telah ditemukan. Walau secara angka belum meningkat secara signifikan, tapi DBD atau chikungunya perlu diwaspadai dengan bijaksana. Sehingga, kasus penyakit ini tidak terus meningkat apalagi menjadi wabah kejadian luar biasa,” tegas dr. Dini, Selasa (15/4/25).

Ia pun mengimbau, masyarakat untuk menggencarkan 4M Plus dan yaitu menguras bak mandi, tempat penampungan air, dan saluran air yang tidak lancar. Menutup tempat penampungan air agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Memantau jentik nyamuk di wadah penampungan air dan bak sampah dan mengubur barang bekas.

“Selain itu, makan makanan yang bergizi, rutin olahraga, konsumsi vitamin c, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga lingkungan tetap bersih,” katanya.

Sebagai informasi, kolaborasi multisektor pada penanganan DBD di Kota Tangerang ialah, sosialisasi PSN 4M Plus di seluruh 39 puskesmas dan 1.097 posyandu. Kemudian, menggerakkan seluruh masyarakat dan pegawai melaksanakan aksi bebersih memberantas sarang nyamuk di lingkungannya.[red]

Artikel ini telah dibaca 597 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas

28 April 2026 - 17:14

Buka Porseni PAUD, Sachrudin: Jadikan Ruang Tumbuh Generasi Emas

28 April 2026 - 14:47

Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan

27 April 2026 - 22:57

Keren Jasa! Pemkot Raih Kinerja Tertinggi dari Kemendagri, Sachrudin Tegaskan Komitmen Asta Cita

27 April 2026 - 12:31

Hadiri Silaturahmi Komunitas Otomotif, Wali Kota: Komunitas Harus Jadi Pelopor Keselamatan

26 April 2026 - 17:55

Dorong Peran FPRB, Sachrudin: Kesiapsiagaan Bersama Kunci Terwujudnya Kota Tangguh 

26 April 2026 - 17:32

Trending di Kota Tangerang