Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Kota Tangerang · 16 Mei 2024 ·

Kadinkes Kota Tangerang Ajak Masyarakat Kenali Faktor Risiko Penyebab Obesitas


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang,dr.Dini Anggraeni saat launching Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari). Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang,dr.Dini Anggraeni saat launching Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari). Foto: ist

Kota Tangerang – Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan, masih banyak lingkungan masyarakat, khususnya orang tua menganggap obesitas itu lucu atau istilah sekarang ‘gemoy’. Untuk itu dirinya mengajak masyarakat mengenali faktor risiko penyebab obesitas.

“Padahal itu tidak benar sama sekali, karena obesitas bukan suatu kondisi yang baik-baik saja. Dampak kesehatan paling ditakutkan dari obesitas ialah mengganggu tekanan darah. Sehingga, bisa memicu penyakit jantung atau berhubungan dengan pembuluh darah,” papar dr. Dini, Kamis (16/5/24).

Ia pun menjelaskan, obesitas termasuk jenis penyakit, layaknya seperti demam yang harus ditata laksana. Karena, ke depannya pasti menimbulkan keluhan pada penderitanya. Dengan proporsi tubuh berlebih, tentu bisa mengganggu aktivitas seseorang sekaligus menurunkan produktivitas.

“Contohnya, ketika naik tangga terasa nyeri sendi lutut akibat menanggung beban tubuh berlebih,” katanya.

Adapun faktor obesitas secara medis, kata dr. Dini cukup banyak. Misalnya, faktor genetik, faktor lingkungan, faktor perilaku hidup sehat. Yakni, dengan pola makan tidak gizi seimbang.

Apalagi kehadiran teknologi kemudahan pemesanan yang memicu masyarakat banyak memesan makanan siap saji yang belum tentu terjamin kesehatannya. Perilaku kurang atau tidur berlebihan hingga stress, juga dapat memicu obesitas.

“Kasus obesitas dapat diantisipasi sejak dini, dengan cara menerapkan pola hidup sehat, d iantaranya tidur yang cukup. Rata-rata durasi tidur yang baik bagi orang dewasa itu 8-9 jam per hari. Kemudian, usahakan aktif dalam keseharian dengan menghindari hidup berleha-leha,” jelas dr. Dini.

“Lakukan aktivitas rutin olahraga 150 menit dalam seminggu atau 30 menit per hari, misalnya jalan sehat, bersepeda hingga berenang. Pastinya, hindari konsumsi makanan kurang sehat, tinggi gula, garam dan kalori,” sambungnya.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan RI, kasus obesitas di Tanah Air terus meningkat dari 15 persen pada 2013, menjadi 25 persen pada 2023. [red]

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas

28 April 2026 - 17:14

Buka Porseni PAUD, Sachrudin: Jadikan Ruang Tumbuh Generasi Emas

28 April 2026 - 14:47

Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan

27 April 2026 - 22:57

Keren Jasa! Pemkot Raih Kinerja Tertinggi dari Kemendagri, Sachrudin Tegaskan Komitmen Asta Cita

27 April 2026 - 12:31

Hadiri Silaturahmi Komunitas Otomotif, Wali Kota: Komunitas Harus Jadi Pelopor Keselamatan

26 April 2026 - 17:55

Dorong Peran FPRB, Sachrudin: Kesiapsiagaan Bersama Kunci Terwujudnya Kota Tangguh 

26 April 2026 - 17:32

Trending di Kota Tangerang