Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 16 Mei 2024 ·

Kadinkes Kota Tangerang Ajak Masyarakat Kenali Faktor Risiko Penyebab Obesitas


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang,dr.Dini Anggraeni saat launching Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari). Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang,dr.Dini Anggraeni saat launching Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari). Foto: ist

Kota Tangerang – Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan, masih banyak lingkungan masyarakat, khususnya orang tua menganggap obesitas itu lucu atau istilah sekarang ‘gemoy’. Untuk itu dirinya mengajak masyarakat mengenali faktor risiko penyebab obesitas.

“Padahal itu tidak benar sama sekali, karena obesitas bukan suatu kondisi yang baik-baik saja. Dampak kesehatan paling ditakutkan dari obesitas ialah mengganggu tekanan darah. Sehingga, bisa memicu penyakit jantung atau berhubungan dengan pembuluh darah,” papar dr. Dini, Kamis (16/5/24).

Ia pun menjelaskan, obesitas termasuk jenis penyakit, layaknya seperti demam yang harus ditata laksana. Karena, ke depannya pasti menimbulkan keluhan pada penderitanya. Dengan proporsi tubuh berlebih, tentu bisa mengganggu aktivitas seseorang sekaligus menurunkan produktivitas.

“Contohnya, ketika naik tangga terasa nyeri sendi lutut akibat menanggung beban tubuh berlebih,” katanya.

Adapun faktor obesitas secara medis, kata dr. Dini cukup banyak. Misalnya, faktor genetik, faktor lingkungan, faktor perilaku hidup sehat. Yakni, dengan pola makan tidak gizi seimbang.

Apalagi kehadiran teknologi kemudahan pemesanan yang memicu masyarakat banyak memesan makanan siap saji yang belum tentu terjamin kesehatannya. Perilaku kurang atau tidur berlebihan hingga stress, juga dapat memicu obesitas.

“Kasus obesitas dapat diantisipasi sejak dini, dengan cara menerapkan pola hidup sehat, d iantaranya tidur yang cukup. Rata-rata durasi tidur yang baik bagi orang dewasa itu 8-9 jam per hari. Kemudian, usahakan aktif dalam keseharian dengan menghindari hidup berleha-leha,” jelas dr. Dini.

“Lakukan aktivitas rutin olahraga 150 menit dalam seminggu atau 30 menit per hari, misalnya jalan sehat, bersepeda hingga berenang. Pastinya, hindari konsumsi makanan kurang sehat, tinggi gula, garam dan kalori,” sambungnya.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan RI, kasus obesitas di Tanah Air terus meningkat dari 15 persen pada 2013, menjadi 25 persen pada 2023. [red]

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Raih ALI 2026, Sachrudin: Motivasi Perkuat Layanan Investasi 

16 September 2026 - 19:00

Waduh, Kepala BPN Kota Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK

14 September 2026 - 23:57

Wakil Wali Kota Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah

14 September 2026 - 22:40

Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak

13 September 2026 - 19:16

Sambut Ribuan Pelari, Sachrudin Suguhkan “Culinary Day” Khas Kota Tangerang

12 September 2026 - 19:01

Wali Kota Sachrudin Cek Kondisi Cisadane, Pastikan Pelayanan Air Bersih Terpenuhi

12 September 2026 - 13:56

Trending di Kota Tangerang