Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Kota Tangerang · 1 Nov 2024 ·

Inilah 7 Warisan Budaya Takbenda Kota Tangerang, Akankah Dikenalkan pada Festival Budaya 2024?


 Siswa SDN Karawaci 3 Kota Tangerang bangga memainkan dan melestarikan kesenian gambang kromong Tangerang yang merupakan salahsatu 7 Warisan Budaya Takbenda Kota Tangerang. Foto: Tangerangkota.go.id Perbesar

Siswa SDN Karawaci 3 Kota Tangerang bangga memainkan dan melestarikan kesenian gambang kromong Tangerang yang merupakan salahsatu 7 Warisan Budaya Takbenda Kota Tangerang. Foto: Tangerangkota.go.id

Kota Tangerang – Seperti diketahui bahwa Kota Tangerang memiliki tujuh warisan budaya takbenda yang diakui secara nasional oleh Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Kemdikbudristek.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memang memiliki perhatian khusus terhadap warisan budaya tak benda. Pada tahun 2023 catatan warisan budaya takbenda Kota Tangerang yang terbaru ialah Upacara Cio Tao dan makanan Laksa.

Hal ini menunjukkan Kota Tangerang sebagai kota metropolitan tetap memiliki potensi budaya daerah yang luar biasa.

Inilah daftar 7 warisan budaya takbenda yang dimiliki Kota Tangerang ;

1. Tari Cokek – 2016

Kebudayaan Tari Cokek adalah seni pertunjukan yang berkembang pada abad ke 19 M. Tarian khas Tangerang ini diwarnai budaya etnik Cina, penarinya mengenakan kebaya yang disebut cokek. Sejarah munculnya Tari Cokek berawal dari adanya pentas hiburan yang diadakan oleh para tuan tanah Tionghoa yang tinggal di Tangerang. Keistimewaan Tari Cokek terlihat pada gerakan tubuh penarinya yang bergerak perlahan-lahan, sehingga mudah untuk diikuti.

2. Peh Cun – 2020

Perayaan Peh Cun di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, merupakan salah satu yang tertua di Indonesia. Salah satu bukti mengenai keberadaan tradisi Peh Cun ini berdasarkan cerita sejarah mengenai perahu naga Empeh Pe Cun yang disumbang oleh Kapitan Oey Khe Tay kepada Kelenteng Boen Tek Bio pada abad ke-19 dan masih disimpan di Boen Tek Bio hingga saat ini. Perayaan yang digelar rutin oleh perkumpulan Boen Tek Bio pun masih terus berlangsung hingga saat ini, dengan berbagai ritual dan tradisi uniknya.

3. Gambang Kromong Tangerang – 2022

Gambang kromong merupakan orkes tradisional Betawi yang di dalamnya banyak dipengaruhi kebudayaan Cina. Adapun alat musik gambang kromong antara lain, Gambang, Kromong, Kongahyan, Tehyan, Sukong, Ningnong, Jutao, Kecrek, Suling/Basing, Gendang, Kempul, dan Gong. Unsur perpaduan dari kebudayaan Cina tersebut dapat dilihat pada instrumen gesek dan tiup dari Cina, instrumen Gendang dari Sunda, dan instrumen Gambang, Kromong, Kempul, Kecrek serta Gong dari Jawa.

4. Silat Beksi Tangerang – 2022

Silat Beksi adalah bentuk nyata akulturasi budaya Cina dan Betawi, meski gerakannya lebih condong ke Betawi. Silat Beksi memiliki ciri gerakan yang terkenal cepat dan banyak menggunakan permainan tangan, terutama pada bentuk pukulannya. Pesilat Beksi sering menggunakan pukulan dengan telapak tangan yang mengepal dan menghadap ke atas. Selain itu, yang membuat seni bela diri Beksi ini berbeda adalah kekuatan hentakan kaki, sikut, dan cengkraman.

5. Bakcang Tangerang – 2022

Bacang merupakan kuliner asal Tionghoa yang terbuat dari nasi berisi daging cincang, kemudian dibungkus dengan daun berbentuk segi lima. Kuliner ini cukup dikenal saat perayaan Peh Cun atau perahu naga yang dulunya dilakukan oleh etnis peranakan di Kota Tangerang atau disebut Cina Benteng.

6. Laksa Tangerang – 2023

Berawal dari peranakan budaya Tionghoa dan Melayu, laksa menjadi salah satu kuliner khas Kota Tangerang. Hingga saat ini, laksa tetap digemari oleh banyak kalangan di Indonesia. Laksa adalah salah satu dari sekian banyak makanan tradisional ternama yang tercipta lewat perpaduan antara Tionghoa dengan Melayu. Kini, Laksa Tangerang dinilai memiliki resep dan cita rasa yang berbeda dengan Laksa yang ada di Jakarta, Bangka, Malaysia dan daerah lain.

7. Upacara Cio Tao – 2023

Secara sejarah dan budaya, Upacara Cio Tao memiliki nilai yang kuat. Faktor sosial-budaya Cina Benteng, dan juga keberlangsungan adat yang masih bertahan dan terus dilakukan bisa dibilang salah satunya hanya ada di Kota Tangerang se-nasional.

Lantas, apakah 7 warisan budaya takbenda kebanggaan Kota Tangerang tersebut akan dikenalkan pada Festival Budaya Kota Tangerang yang akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 November 2024 nanti?

Berdasarkan postingan Instagram @humas_kota_tangerang Agenda Kegiatan Festival Budaya Kota Tangerang tahun 2024 terdiri dari :

Hari Pertama, Kirab Budaya dan Flashmob, Live Performance Musik dan Lomba Akustik

Hari Kedua, Lomba Kasidah dan Live Performance Musik dengan Bintang Tamu JAMRUD.

Hari Ketiga, Lomba Tari Kreasi Tradisional Nusantara, Lomba Silat dan Sisanya Live Musik.

[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 260 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang Libur Nataru, Wali Kota Tegaskan Kesiapsiagaan dan Penguatan Akuntabilitas di Seluruh Wilayah

11 Desember 2025 - 16:51

Hadiri Apel Siaga Bencana, Rusdi: Dukung Penuh Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Kota Tangerang

10 Desember 2025 - 20:41

Wali Kota Sachrudin : Jadikan Prestasi Motivasi untuk Tingkatkan Layanan Publik

10 Desember 2025 - 18:37

Pertahankan Predikat Sangat Inovatif, Pemkot Tangerang Kembali Raih Innovative Government Award

10 Desember 2025 - 15:52

Tetapkan Status Siaga Darurat, Sachrudin: Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Cuaca Ekstrem

10 Desember 2025 - 13:05

Wakil Ketua DPRD Andri S. Permana Tegaskan Kemudahan Akses Pendidikan Bagi Atlet Berprestasi

9 Desember 2025 - 22:07

Trending di Kota Tangerang