Kota Tangsel – Kepala Disperkimta Kota Tangerang Selatan Aries Kurniawan mengatakan bahwa ada 510 rumah umum tidak layak huni (RUTLH) yang akan diperbaiki. Sebanyak 255 unit atau separuh dari jumlah itu akan diperbaiki sebelum hari raya idul Fitri atau lebaran 2024.
Pemkot Tangsel sendiri menargetkan akan membedah sebanyak 2.500 rumah yang dilakukan secara bertahap sejak tahun 2017 lalu.
“Rumah tak layak huni di 2024 memang ada program dari Pak Wali Kota untuk bedah rumah sebanyak 510 rumah. Sampai saat ini (tahun 2023, red) sudah di bedah kurang lebih 2.000 rumah,” ujar Aries.
Aries mengungkapkan, ratusan rumah yang akan dibedah merupakan pengajuan yang masuk melalui forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan telah dilakukan verifikasi sesuai persyaratan yang telah ditentukan dan terbagi menjadi dua tahap.
“Untuk pelaksanaannya dari 510 ini ada dua tahapan, tahap pertama kita akan laksanakan pada bulan Februari sampai dengan lebaran ada 255 unit. Bulan Juni kita akan laksanakan lagi untuk tahap kedua sebanyak 255 unit,” ungkapnya.
Aries menuturkan, pihaknya mengalokasikan anggaran perbaikan sekira Rp71 juta menggunakan APBD untuk setiap satu unit rumah.
Sementara untuk waktu pelaksanaan dalam tahap pertama diprakirakan akan menghabiskan waktu hingga dua bulan lamanya.
“Perbaikan dilakukan terhadap rumah yang sudah tidak layak. Jadi rumah lama kita bongkar dan kita bangun kembali. Kurang lebih kita laksanakan satu sampai dua bulan,” terangnya.
Untuk diketahui, 510 unit rumah yang akan dibedah tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Tangsel dengan rincian Kecamatan Ciputat 68 unit, Ciputat Timur 65 unit dan Pamulang 65 unit.
Selain itu ada juga di Kecamatan Pondok Aren 94 unit, Serpong 80 unit, Serpong Utara 70 unit dan Setu 68 unit. [red]











