Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Banten · 16 Jan 2023 ·

BPS: Penduduk Miskin di Provinsi Banten Naik 6,24 Persen


 Ibu Eha (81), Janda Lansia Warga Kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, tinggal mengontrak hampir dua tahun terakhir belum menerima bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Propinsi Banten Maupun Kota Tangerang. dengan alasan Nomor NIK tidak terdaftar sehingga Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimilikinya tidak berlaku. Foto : Istimewa Perbesar

Ibu Eha (81), Janda Lansia Warga Kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, tinggal mengontrak hampir dua tahun terakhir belum menerima bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Propinsi Banten Maupun Kota Tangerang. dengan alasan Nomor NIK tidak terdaftar sehingga Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimilikinya tidak berlaku. Foto : Istimewa

Kota Serang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis Persentase penduduk miskin di Provinsi Banten pada Hari Senin, (16/01/2023).

Berdasarkan data BPS yang dikutip dari laman banten.bps.go.id bahwa Persentase penduduk miskin di Provinsi Banten hingga September 2022 naik sebesar 6,24 persen, meningkat 0,08 persen poin terhadap Maret 2022 dan juga menurun 0,26 persen poin terhadap September 2021.

Jumlah penduduk miskin pada September 2022 sebesar 829,66 ribu orang, meningkat 15,64 ribu orang terhadap Maret 2022 dan menurun 22,62 ribu orang terhadap September 2021.

Perkembangan Kemiskinan di Provinsi Banten. Foto Grafik : BPS Provinsi Banten

Persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2022 sebesar 5,73 persen, naik menjadi 5,89 persen pada September 2022. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2022 sebesar 7,46 persen, turun menjadi 7,29 persen pada September 2022.

Dibanding Maret 2022, jumlah penduduk miskin September 2022 perkotaan naik sebanyak 19,72 ribu orang (dari 566,49 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 586,21 ribu orang pada September 2022). Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan turun sebanyak 4,09 ribu orang (dari 247,54 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 243,45 ribu orang pada September 2022).

Perbandingan Grafik Kemiskinan Di Perkotaan dan Pedesaan. Foto Grafik : BPS Provinsi Banten

Garis Kemiskinan pada September 2022 tercatat sebesar Rp598.748,-/kapita/ bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp433.368,- (72,38 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp165.380,- (27,62 persen).

Pada September 2022, secara rata-rata rumah tangga miskin di Banten memiliki 4,42 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.646.466,-/rumah tangga miskin/bulan. [red]

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 185 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Fokus Infrastruktur, Andra Soni Gencarkan Pembangunan Konektivitas Ruas Jalan Poros Desa

15 April 2026 - 22:49

Bank Banten Dukung Nathan Lebak FC, Juarai Liga 4 Banten

15 April 2026 - 08:39

Sekda Deden Apriandi Tekankan Pembelanjaan Anggaran Pemerintah Daerah Harus Berbasis Asta Cita

14 April 2026 - 16:39

Harga Plastik Naik, Aktivis Lingkungan: Momentum Komunikasi Perubahan Perilaku

14 April 2026 - 07:21

OTT Global dan Dracin Raup Keuntungan Triliunan, Kawendra Minta Indonesia Tak Hanya Jadi Pasar

12 April 2026 - 12:40

Gubernur Andra Soni Apresiasi Kontribusi Mathla’ul Anwar dalam Membangun Pendidikan dan Umat di Banten

11 April 2026 - 20:57

Trending di Banten