Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Nasional · 25 Mei 2025 ·

BNPP RI Gelar Pelatihan Nelayan Bintan, Dr.Nurdin: Komitmen BNPP RI dalam Memperkuat Ketahanan Wilayah Perbatasan


 Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Dr. Nurdin saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT). Foto: ist Perbesar

Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Dr. Nurdin saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT). Foto: ist

Bintan – Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) bersama Pemerintah Kabupaten Bintan  menggelar kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT), Rabu, 21 Mei 2025 di Aula Bandar Seri Bentan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui edukasi, penguatan kapasitas, dan pemahaman tentang batas wilayah laut.

Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Nurdin berharap Melalui program ini, nelayan diharapkan memahami pentingnya batas wilayah laut sebagai bagian dari kedaulatan negara. Selain itu, mereka juga akan dibekali pelatihan pengelolaan sumber daya laut, kepatuhan regulasi, serta penerapan teknologi tangkap ramah lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BNPP RI dalam memperkuat ketahanan wilayah perbatasan melalui pemberdayaan masyarakat. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi awal sinergi yang lebih luas antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar mantan Pj.Wali Kota Tangerang tersebut.

Rangkaian kunjungan kerja BNPP RI berlangsung selama tiga hari, meliputi:

  1. Koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal.
  2. Edukasi di Desa Berakit bersama narasumber dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Polairud, dan Bakamla terkait batas laut dan pengawasan perairan.
  3. Kunjungan ke Pulau Malang Berdaun dan Pulau Berakit yang termasuk dalam PPKT.

[red]

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta, Kawendra Lukistian Minta Izin Taksi Green SM asal Vietnam Dicabut!

28 April 2026 - 20:15

Giwo Rubianto Wiyogo Soroti Tragedi Kecelakaan, Pertanyakan Keamanan Gerbong Perempuan 

28 April 2026 - 17:23

Daftar Korban Kecelakaan Kereta, RS Tempat Korban Dirawat dan Contact Center KAI

28 April 2026 - 07:21

Sufmi Dasco Ahmad Pastikan Penanganan Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta Berjalan Cepat

27 April 2026 - 23:58

Giwo Rubianto Dorong Alumni UNJ Jadi Motor Pembangunan Nasional

25 April 2026 - 18:51

Tangis Ketua DPRD Saat Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pokir Rp242 Milyar

24 April 2026 - 11:10

Trending di Nasional