Menu

Mode Gelap
Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB

Kota Tangerang · 23 Jan 2026 ·

Aktivis Tegas Minta Satpol PP Batalkan Usulan Revisi Perda 7 dan 8: Hapus dari Prolegda


 Elemen masyarakat yang tergabung dalam KMMT saak aksi simpatik didepan Kantor Satpol PP Kota Tangerang. Foto: JM Perbesar

Elemen masyarakat yang tergabung dalam KMMT saak aksi simpatik didepan Kantor Satpol PP Kota Tangerang. Foto: JM

Kota Tangerang – Elemen masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Muslim Muda Tangerang (KMMT) secara tegas meminta Satpol PP untuk menangguhkan usulan Revisi Perda 7 dan 8 tahun 2025 Kota Tangerang.

“Tidak boleh ada celah sedikitpun bagi Prostitusi dan Minuman Keras di Kota Akhlaqul Karimah, oleh karena itu kami minta Satpol PP untuk menangguhkan usulan Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2025 ke DPRD Kota Tangerang,” Ungkap Koordinator KMMT Fale Wali, Jum’at (23/01/2026).

Fale juga menegaskan bahwa tidak ada jaminan celah pasal ‘siluman’ masuk kedalam revisi Perda 7 dan 8 tersebut dengan dasar penguatan perda.

“Siapa yang jamin pasal ‘siluman’ tidak masuk kedalam Raperda? emang Ketua DPRD Bisa jamin? draft nya saja beliau belum pegang kok, satu-satunya Jaminan yah hapus dari Prolegda agar tidak jadi polemik,” Sambungnya.

Terkait dengan “kemungkinan” yang disampaikan Ketua DPRD bahwa adanya penguatan pada perda tersebut terkait larangan Prositusi dan peredaran miras secara online, bagi Fale itu menjadi Anomali dasar hukum yang bias.

“Draft Raperda nya saja belum pegang, kok bicara Kemungkinan, Terkait transaksi online selama ini juga tetap dijalankan oleh petugas gabungan untuk menertibkan, bahkan Aparat kepolisian juga tegas menindak praktek Prostitusi dan Peredaran miras secara online, penguatan justru ada Peraturan Walikota bukan Revisi Perda, itu anomali,” Tegasnya.

Terkait dengan penyesuaian aturan diatasnya, Fale menegaskan masih banyak Perda Kota Tangerang yang lebih krusial untuk direvisi.

“Banyak Perda Krusial yang harus masuk Prolegda, sampai saat ini kita belum punya Perda RDTR Kecamatan, Revisi RTRW belum selesai, padahal itu dasar daripada RPJMD, yang sudah baik gak usah dicari-cari alasan dan menjadi polemik,” Tandasnya.

Saat menerima perwakilan KMMT, Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Agapito de Araujo membenarkan bahwa Satpol PP Kota Tangeranglah yang mengusulkan Revisi Perda 7 dan 8 kepada DPRD Kota Tangerang.

“Benar, Kita yang mengusulkan Revisi Perda 7 dan 8 kepada DPRD dalam rangka menyesuaikan dengan KUHAP yang baru,” Terangnya.

Agapito menambahkan bahwa sebetulnya dalam revisi Perda tersebut masih dengan judul yang sama. Hanya saja menambahkan klausul adanya Tim Pengendalian.

“Selama ini yang bergerak hanya Satpol PP tok, Kedepan kita gandeng Kepolisian, TNI dan Dinas terkait,” Tambahnya.

Menurut Agapito selama ini sering terjadi Miss komunikasi antar Pemerintah Pusat dan Pemerintah karena perizinan menggunakan OSS.

“Misalnya di Periuk dan Ciledug, tau-tau perijinan udah dipajang aja, begitu dicek ke Indag ternyata belum ada ijinya, rupanya mereka urus menggunakan OSS, sehingga kedepan kami berharap ketika pusat mengeluarkan kebijakan dapat liat dulu muatan lokal daerah itu apa,” Pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Layanan Jantung dan Stroke Gratis BPJS, Wamenkes: Cath Lab RSUD Kota Tangerang Setara RS Rujukan Nasional

14 Februari 2026 - 14:26

Gerakan Banten ASRI, Puluhan Ton Sampah Kali Sabi Dibersihkan Relawan

14 Februari 2026 - 11:58

Dukung Galang RTHB, Maryono Tegaskan Komitmen Tangerang Bangun Kota Sehat

13 Februari 2026 - 17:53

Kolaborasi Wujudkan ASRI, Kemen LH- Pemkot Tangerang dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Massal 

13 Februari 2026 - 13:47

Diikuti Pasangan Non-Muslim, Sachrudin: Kebahagiaan Ngebesan Milik Semua Warga 

12 Februari 2026 - 16:35

Satukan Ribuan Jamaah dari Berbagai Daerah, Tangerang Bershalawat Jadi Majelis Perekat

12 Februari 2026 - 08:42

Trending di Kota Tangerang