Lampung – Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suwardi mengatakan bahwa hingga malam hari status gunung anak Krakatau masih level III atau Siaga.
“Statusnya masih Level III, Siaga. Jadi meskipun kondisi visual tidak selalu bisa diamati, masyarakat tetap harus mengikuti rekomendasi yang berlaku,” Ungkap Andi, Minggu (16/08/2026).
Andi menambahkan bahwa gunung api di perairan Selat Sunda tersebut kurang dari 12 jam terjadi 4 kali rangkaian erupsi, hal tersebut menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung secara fluktuatif.
“Memang hari ini aktivitas erupsi kembali terjadi beberapa kali. Kami masih terus memantau perkembangan dari data kegempaan maupun pengamatan visual,” Tambahnya.
Untuk itu, Andi menyerukan kepada masyarakat, terutama nelayan dan wisatawan untuk tidak mendekati kawasan gunung anak Krakatau dan beraktivitas di sekitar Selat Sunda.
“Kami mengimbau masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pengunjung untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif. Jangan mengambil risiko karena aktivitas gunung masih terus kami pantau,” tandasnya. [red]












