Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 14 Jun 2026 ·

Pemkot Tangerang Gencarkan Gerakan Naik Bus Tayo dan Si Benteng: Hanya Rp2 Ribu Saja


 Naik Bus Tayo Hanya Rp2.000 Saja. Foto: Ist Perbesar

Naik Bus Tayo Hanya Rp2.000 Saja. Foto: Ist

Kota Tangerang – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi perhatian banyak masyarakat, termasuk dalam mengatur pengeluaran harian.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum yang tersedia, seperti Bus Tayo dan Angkot Si Benteng, sebagai alternatif mobilitas yang lebih hemat hanya dengan Rp2 ribu saja.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely mengatakan penggunaan transportasi umum tidak hanya dapat membantu masyarakat menekan biaya transportasi, tetapi juga mendukung upaya mengurangi kemacetan di jalan raya.

“Di tengah adanya penyesuaian harga BBM, kami mengajak masyarakat untuk mulai beralih menggunakan transportasi umum yang telah disediakan Pemkot Tangerang,” ajak Suhaely, Minggu (14/6/26).

“Selain lebih terjangkau, layanan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng juga terus kami tingkatkan dari sisi kenyamanan dan aksesibilitas,” tambahnya.

Bus Tayo saat ini melayani empat koridor strategis yang menghubungkan berbagai kawasan di Kota Tangerang. Sementara itu, Angkot Si Benteng hadir sebagai moda transportasi pengumpan (feeder) yang menjangkau wilayah permukiman hingga terintegrasi dengan simpul transportasi lainnya.

Pemkot Tangerang berharap, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan transportasi umum sebagai bagian dari perubahan pola mobilitas sehari-hari.

“Selain membantu mengurangi beban pengeluaran akibat kenaikan BBM, penggunaan angkutan umum juga berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih tertib dan berkelanjutan,” katanya.

Ia pun mengimbau, masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi publik yang ada. Dengan menggunakan Bus Tayo maupun Angkot Si Benteng, masyarakat bisa bepergian dengan aman, nyaman, sekaligus lebih hemat.

“Melalui pemanfaatan transportasi umum, Pemkot Tangerang optimistis masyarakat dapat tetap beraktivitas secara produktif tanpa harus terbebani dengan meningkatnya biaya perjalanan di tengah dinamika harga BBM saat ini,” tutupnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengenang Kak Herman Lewat Doa, Sachrudin: Inspirasi Abadi Pramuka Sejati

13 Juni 2026 - 23:28

Pemprov Banten Buat Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah

13 Juni 2026 - 16:18

Gerakan ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ Dukung KemenLH Tanam 2 Milyar Pohon

13 Juni 2026 - 05:07

Kurangi Risiko Banjir, Pemprov Banten, Pemkot Tangerang dan Banksasuci Rutin Bersihkan Sampah di Saluran Kali

12 Juni 2026 - 06:22

Gubernur Andra Soni Buka Popda dan Peparpeda, Siapkan Atlet Menuju PON di Provinsi Banten

11 Juni 2026 - 18:23

Top Regional Leader Awards 2026: Kota Tangerang Sabet Dua Penghargaan Sekaligus

11 Juni 2026 - 15:26

Trending di Kota Tangerang