Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Kabupaten Tangerang · 10 Jan 2025 ·

Warga Pesisir Tangerang Resah Tambak Diuruk Sebabkan Banjir Rob, BMKG: Banjir Rob 9-16 Januari 2025


 Banjir di Pakuhaji Beberapa Waktu Lalu. Foto: ist Perbesar

Banjir di Pakuhaji Beberapa Waktu Lalu. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Sebagaimana dilansir Kompas.com, Warga Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, tidak hanya resah dengan keberadaan pagar laut di perairan Tangerang. Namun, mereka juga resah karena tambak-tambak yang diuruk tanah, yang menyebabkan banjir rob.

AN, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa pengurukan tambak dilakukan pada waktu yang sama dengan pengerjaan pagar laut sekitar tahun lalu.

Tambak milik warga awalnya dibeli oleh orang-orang yang menurut dia adalah pengembang, kemudian diuruk dengan tanah yang diangkut oleh ratusan truk setiap harinya.

Menurut AN, Akibat urukan tersebut banjir rob sering masuk ke pemukiman di Kohod. Karena diuruk, kata dia, tidak ada lagi pembatas banjir rob ketika laut pasang, sehingga air laut masuk ke pemukiman warga.

“Kemarin baru banjir, sebelumnya banjir rob hanya sampai ke tambak saja, tapi sekarang masuk ke pemukiman,” kata AN dikutip dari Kompas.com, Kamis (9/1/2024).

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Provinsi Banten berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai dengan angin kencang.

BMKG juga memprediksi bakal terjadi banjir pesisir (Rob) di wilayah Kabupaten Tangerang bagian Utara.

“Banjir rob berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang bagian Utara, pada 9 hingga 16 Januari 2025,” ungkap Kepala BMKG Wilayah II Hartanto, Kamis 9 Januari 2024. [red]

Artikel ini telah dibaca 285 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Bumi 2026, Yudi Budi Wibowo Bersama Aktivis Lingkungan Tanam 1.000 Pohon di Situ Cihuni 

22 April 2026 - 15:41

Buka Acara Penanaman 1000 Pohon di Situ Cihuni, Wabup Intan Harap RTH Semakin Meningkat

22 April 2026 - 12:51

PT. Rivia Mitra Persada Dukung Pelestarian Lingkungan Hidup Melalui Aksi Penanaman 1.000 Pohon

22 April 2026 - 12:09

Bupati Tangerang Dorong PSHT Terus Majukan Olahraga dan Lestarikan Seni Budaya

19 April 2026 - 21:41

Hadiri Cardio Mix Yoga Flow & Glow, Wabup Intan: Semangat Hidup Sehat Menggema

19 April 2026 - 21:36

Ancaman Megatrusht, Aktivis Lingkungan Masifkan Penanaman Mangrove di Pesisir Tangerang

19 April 2026 - 15:05

Trending di Kabupaten Tangerang