Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 17 Jan 2025 ·

Tahun 2025, Pemkot Tangerang Siapkan Anggaran 30 Miliar untuk Bangun 1.000 Rumah Tidak Layak Huni


 Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang Decky Priambodo. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang Decky Priambodo. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang pada tahun 2025 telah menganggarkan Rp.30 Miliar untuk merehabilitasi 1.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin di Tangerang, Rabu, mengatakan rehabilitasi 1.000 RTLH merupakan bagian dari upaya pemenuhan tempat tinggal layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Tahun ini ditargetkan 1.000 rumah yang kita rehab bagi masyarakat berpenghasilan rendah sesuai dengan program pemerintah pusat,” kata Nurdin.

Ia mengatakan jumlah rumah yang direhabilitasi pada tahun ini meningkat 100 persen dibandingkan tahun lalu, karena bagian dari komitmen Pemkot Tangerang untuk pemenuhan tempat tinggal yang layak.

“Anggaran rehabilitasi yang diberikan untuk setiap unit rumah pun meningkat dari Rp20 juta menjadi Rp30 juta pada tahun ini. “Kami menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” sambungnya.

Perlu diketahui, Pemkot Tangerang sejak tahun 2014 hingga 2024 telah melakukan rehabilitasi terhadap 8.656 rumah dengan anggaran total Rp173 miliar lebih dengan hitungan setiap rumah menelan anggaran Rp20 juta.

Adapun rincian rehabilitasi yang dilakukan setiap tahun adalah 53 unit pada tahun 2014, pada tahun 2015 ada 1.107 unit, meningkat lagi menjadi 1.451 unit pada 2016, dan 2.314 unit pada tahun 2017.

Kemudian pada tahun 2018 ada 1.323 unit , tahun 2019 ada 434 unit. Pada tahun 2020 tidak ada kegiatan karena pandemi. Lalu pada tahun 2021 ada 350 unit, tahun 2022 ada 450 unit, tahun 2023 ada 700 unit, dan tahun 2024 ada 474 unit.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang Decky Priambodo mengungkapkan perbaikan RTLH bukan sekadar perbaikan tempat tinggal saja tetapi dapat menangani permasalahan-permasalahan lainnya.

“Ketika rumahnya sudah menjadi rumah sehat, maka beberapa masalah dapat diatasi, seperti penanganan TBC, kawasan kumuh, hingga kemiskinan ekstrem. Sehingga, dari satu program ini mampu mengatasi beberapa masalah lainnya. Tahun ini kami tambah target sasaran menjadi 1.000 unit,” pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 240 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dalang Sepuh R.Mustaya Wafat, Sachrudin: Kita Kehilangan Budayawan Kota Tangerang

17 Mei 2026 - 20:15

Saksikan Kemeriahan Bandoeng 10K, Maryono Tantang Tangerang 10K Tampil Lebih Bombastis!

17 Mei 2026 - 14:05

DPUPR Kota Tangerang Anggarkan Rp8,8 Milyar untuk Belanja BBM dan Pelumas

16 Mei 2026 - 14:30

Cegah Banjir, UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan Sampah di Kali Ledug 

14 Mei 2026 - 08:44

Awasi Pelaksanaan Pra-SPMB Kota Tangerang, Bila Ada Pungli Lapor Kesini

12 Mei 2026 - 17:22

Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN

12 Mei 2026 - 16:35

Trending di Kota Tangerang