Kota Tangerang – Berita dukacita datang dari tokoh budayawan Kota Tangerang yang merupakan dalang Sepuh Wayang Golek Sunda R.Mustaya Natadirdja. Putra daerah Tangerang kelahiran 1935 wafat pada hari Minggu, 17 Mei 2026 diusianya yang ke-91 tahun.
Wali Kota Tangerang Sachrudin nampak hadir bertakziah kerumah duka di GG.Mastam RT 02/03 Kelurahan Cimone Kecamatan Karawaci Kota Tangerang.
“Innalilahi wa innailaihi Rojiun, turut berdukacita, hari ini kita kehilangan tokoh sekaligus sesepuh budayawan Kota Tangerang Bapak R.Mustaya,” Ungkap Sachrudin saat melayat kerumah duka, Minggu (17/05/2026).

Berikut Profil Alm.R.Mustaya Natadirdja
- Nama : R. Mustaya Natadirdja (Panggilan : Abah R. Mustaya)
- Tempat/Lahir : Tangerang, Tahun 1935 -usia 91 tahun
- Istri : Hj. Saomi atau Hj. Salmah Binti Samain
- Anak : 13 (dari satu istri)
- Cucu : 28
- Cicit : 9
Pendidikan
- 1950 : SR Karawaci Tangerang
- 1955 : SMP Karawaci Tangerang
- 1961 : Sekolah di sekolah seni pedalangan di Kota Bandung, Sekarang jadi SMKI
Aktivitas Dalang Wayang Golek
- 1963 : Mulai pentas Wayang Golek di Jakarta Utara.
- 1964-1965 : Tinggal dan aktif pentas wayang Golek di Padepokan Kurnia, Tanjung Priok, Jakarta Utara
- 1965 : Pentas Wayang Golek dalam hajatan besar di Jembatan Lima Jakarta saat meletus peristiwa berdarah G30S/PKI
Organisasi dan Peran
- 1967 : Mendirikan organisasi seni budaya pimpinan Bpk. Ajun Cepy Heru Kodim 0505 Jakarta Utara
- 1967 : Membentuk organisasi Seni budya pimpinan Letkol Basri Al-Jawi di Rawamangun, Jakarta Timur
- 1967-1972 : Dinas di Jl. Percetakan Negara Pimpinan Bpk. Letkol Basri Al-Jawi Kodim 0505 Jakarta timur
- 1972-1973 : Pindah tugas dalang ke Tangerang, kota kelahirannya, karena saat itu Tangerang butuh budayawan muda khususnya Dalang Wayang Golek yang identik dengan Sunda. Pengembangan budaya Wayang Golek di Tangerang di bawah Kodim 0506 pimpinan Letkol Ugan Koswara.
- 1974 – Mendirikan Madrasah Miftuhusalam di Cimone Tangerang
- Mendirikan Masjid At-Taufik Cimone Tangerang
- Mendirikan kantor kelurahan Cimone Karawaci Tangerang
- Mendirikan sekolah Nusa Putra Tangerang
- Membangun makam Wakaf Kota Tangerang
- 1976 : Mendirikan Padepokan Getra Lodaya, organisasi kebudayaan untuk menampung para seninan dari berbagai unsur seni di seluruh Kota Tangerang. Masih ada sampai sekarang.
- 1976-1980 : Menjabat Ketua PEPADI -Persatuan Pedalangan Indonesia-. (Untuk Pepadi ini sudah diakui Dunia dan tercatat di UNESCO sebagai aset budaya Nusantara).
- 1987 : Pensiun atau berhenti beraktifitas sebagai Dalang Wayang Golek. Kini menjadi pelindung dan penasehat para Dalang Muda Wayang Golek.
Darah seni Wayang Golek kini sudah turun ke anaknya, Agus R.Mustaya.
[red]











