Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 11 Mei 2026 ·

Rapat Kewilayahan, Sachrudin Tegaskan Perbaikan Infrastruktur dan Respons Aduan Warga Dipercepat


 Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memimpin Rapat Evaluasi Kewilayahan yang diikuti para Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah, di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memimpin Rapat Evaluasi Kewilayahan yang diikuti para Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah, di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang harus bekerja nyata dan responsif dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus diwujudkan dalam aksi cepat dan berdampak.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Kewilayahan yang diikuti para Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah, di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang, Senin (11/05/2026).

“Camat dan lurah harus memperkuat komunikasi dengan dinas terkait. Jangan sampai persoalan yang sama terus berulang, seperti TPS liar, jalan berlubang, dan persoalan lingkungan lainnya. Semua harus segera ditangani. Respons aduan masyarakat harus cepat, tepat, dan solutif, bukan sekadar retorika,” tegas Sachrudin.

Ia juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap isu kesehatan dan kebersihan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Persoalan kesehatan berdampak luas, mulai dari produktivitas hingga aktivitas sehari-hari. Karena itu, layanan kesehatan harus dimaksimalkan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus kita dorong. Yang paling penting adalah pencegahan melalui kebersihan lingkungan yang harus dijaga bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menekankan pentingnya kepemimpinan kewilayahan yang kuat serta kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan secara cepat dan tepat.

“Jika setiap pemimpin wilayah menjalankan perannya dengan baik dan kolaborasi pentahelix berjalan optimal, maka persoalan dapat diselesaikan sejak dini, sebelum menjadi besar. Ini harus menjadi kesadaran bersama,” tegasnya.[red]

 

 

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ruwat Bumi, Sachrudin: Merajut Keberagaman, Menghidupkan Kekayaan Budaya

25 September 2026 - 22:01

Perdana di Banten, 545 Calon Jemaah Haji Ikuti Kick Off Gerakan Istitho’ah Kesehatan

25 September 2026 - 10:55

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkot Tangerang Gencarkan Normalisasi

22 September 2026 - 15:46

Bangga, 58 Daerah Replikasi SISGITA Tangsel, Benyamin Ungkap Manfaat Integrasi Data Tanah dan Pajak

21 September 2026 - 19:21

Jaga Air Baku, Pemkot Tangerang Ajak Perusahaan Normalisasi Sungai Cisadane

21 September 2026 - 18:34

DPUPR Kota Tangerang Pastikan Normalisasi Kali Ledug Tuntas Sesuai Target

21 September 2026 - 17:03

Trending di Kota Tangerang