Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Nasional · 6 Mar 2026 ·

Silaturahmi dengan Para Kiai dan Tokoh Organisasi Islam, Presiden Prabowo Bangun Sinergi Pemerintah dan Tokoh Agama


 Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani memberikan keterangannya kepada awak media. Foto: BPMI Setpres Perbesar

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani memberikan keterangannya kepada awak media. Foto: BPMI Setpres

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk bertukar pandangan antara pemerintah dan tokoh agama mengenai sejumlah isu strategis, baik dalam negeri maupun global.

“Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami dan saling mendengar terkait perkembangan informasi geopolitik dan geokonomi yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani, dalam keterangannya di hadapan awak media.

Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah K. H. Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya) menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo memaparkan berbagai situasi dan tantangan yang tengah dihadapi bangsa. Presiden juga secara terbuka menerima serta menghimpun pandangan para kiai dan ulama sebagai bagian dari upaya bersama dalam pembangunan bangsa.

“Beliau sudah menjelaskan panjang lebar tentang tantangan-tantangan negeri ini. Dan negeri ini akan tetap terjaga jika kita mengandalkan kebersamaan dan persatuan,” ujar Buya Yahya.

Pertemuan yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut dinilai menjadi forum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan ulama. Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, K. H. Hasib Wahab Hasbullah, menyampaikan optimisme bahwa forum kolaborasi ini akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Kiai-kiai, ulama, dan para umara ini jadi satu sekarang ini,” tegas Hasib.

“Insyaallah, dengan dibina oleh Bapak Presiden Prabowo, Indonesia akan menjadi negara yang makmur dan adil,” sambungnya.

Pertemuan antara Kepala Negara dan para tokoh agama Islam tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun penyelenggaraan negara yang inklusif dan konstruktif, melalui penguatan sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan. (BPMI Setpres)

 

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mas Kawe Hadiri Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Dukung Lumajang Jadi Destinasi Wisata Budaya Nasional

28 Juni 2026 - 19:16

Menteri LH Tegaskan Posisi Indonesia Terkait Standar Kredit Keanekaragaman Hayati Global

26 Juni 2026 - 23:19

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Pembentukan Satgas Mitigasi PHK

26 Juni 2026 - 20:39

KAWI Rayakan HUT Pertama, Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd. Hadir sebagai Tamu Kehormatan

25 Juni 2026 - 19:49

Bahas RUU Pemilu, Waka DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Bakal Minta Masukan ke Partai Non Parlemen

24 Juni 2026 - 20:30

Dihadiri Staf Khusus Presiden Kazakhstan, Gekrafs Resmi Lantik Perwakilan dan Buka Peluang Kolaborasi Ekraf di Asia Tengah

24 Juni 2026 - 17:35

Trending di Nasional