Jawa Timur – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, kegiatan tersebut dilakukan di wilayah Madiun, Jawa Timur. Hasilnya, sebanyak 15 orang diamankan dalam operasi tersebut.
“Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup dengan mengamankan sejumlah 15 orang di wilayah Madiun, Jawa Timur,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (19/1).
Dari 15 orang yang diamankan, 9 di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Salah satu di antaranya adalah Wali Kota Madiun, Maidi, yang baru saja kembali menjabat pada 20 Februari 2025.
“Selanjutnya, 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun,” terang Budi.
Budi menjelaskan bahwa kegiatan KPK ini berkaitan dengan proyek di wilayah Madiun, Jawa Timur. Secara lebih spesifik, terdapat dugaan pemberian fee proyek dan penyimpangan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah tersebut.
“Selain itu, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” tandasnya.
Selain Wali Kota Madiun, KPK juga OTT Bupati Pati Sudewo. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
“Terkait yang di wilayah Pati saat ini masih berprogres, kita sama-sama tunggu perkembangannya, Nanti kami akan update perkembangannya, siapa saja yang diamankan, siapa saja yang dilakukan pemeriksaan, nanti kami akan sampaikan,” imbuhnya.
Budi juga belum mengungkap secara detail terkait perkara OTT yang dilakukan KPK untuk wilayah Pati.
“Terkait dengan peristiwa tertangkap tangan di wilayah Pati ini berkaitan dengan perkaranya apa, konstruksinya seperti apa, pihak-pihak yang diamankan siapa saja, itu nanti kami akan sampaikan,” pungkasnya. [red]










