Menu

Mode Gelap
Dukungan Masyarakat Menguat, Bermunculan Baliho ‘Sekda Jadi Bupati Tangerang’ Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng Walikota Tangsel Pimpin Apel Operasi Keselamatan Jaya Daftar Kenaikan Harga BBM Di Wilayah Banten

Ekonomi · 31 Jul 2023 ·

Rembuk Pelaku Ekraf: Sepakati 24 Oktober Diperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional


 Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat Menghadiri Urun Rembuk Pelaku Ekonomi Kreatif. Foto: AW Perbesar

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat Menghadiri Urun Rembuk Pelaku Ekonomi Kreatif. Foto: AW

DKI Jakarta– Rembuk Pelaku Ekraf tuntas digelar, 17 sub sektor ekraf dari 34 provinsi menyepakati adanya hari ekonomi kreatif nasional yang akan dirayakan setiap tanggal 24 Oktober.

Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 03/Remnas-Hekrafnas/VII/2023 Tentang Hasil Musyawarah Rembuk Nasional Pelaku Ekonomi Kreatif bahwa Hari Ekonomi Kreatif Nasional perlu ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia secara resmi sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi ekonomi kreatif dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Musyawarah Rembuk Nasional dipimpin oleh sejumlah pelaku Ekraf diantaranya adalah Ferry Ardiansyah, Tika Ramlan, Handrie Kurniawan, Yanuardi Syukur dan Laja Lapian.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya menyampaikan bahwa merayakan ekonomi kreatif bisa mendorong pertumbuhan dan pengembangan ekonomi kreatif secara berkelanjutan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan adanya Hari Ekonomi Kreatif Nasional kita harapkan menjadi hari lebarannya orang kreatif dan menjadi ruang bersama para pelaku ekonomi kreatif untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun ekosistem yang menghasilkan pertumbuhan ekonomi secara nasional,” ujar Sandiaga Uno, (31/07/2023).

Ketua Steering Commitee Rembuk Hekrafnas Ferry Ardiansyah yang juga memimpin jalannya musyawarah Rembuk Nasional menyampaikan bahwa proses pengambilan keputusan bersama melalui musyawarah rembuk nasional di laksanakan secara terbuka dan ada beberapa point point penting yang didapatkan dari suara suara para pelaku ekonomi kreatif dan asosiasi ekraf serta komunitas ekonomi kreatif yang hadir menyampaikan aspirasinya.

“Alhamdulilah banyak kesamaan pandangan dan juga ada beberapa hal keinginan para peserta musyawarah Rembuk Nasional ini yang dapat dijadikan rujukan rekomendasi pelaksanaan pada saat perayaan hari ekonomi kreatif nantinya,” terang Ferry Ardiansyah yang juga sebagai Penanggung Jawab Tim Kerja Penetapan Hari Ekonomi Kreatif Nasional bersama Kemenparekraf RI.

Acara juga di isi dengan FGD (Focus Group Discussion) menghadirkan Ketua Komisi X
H. Syaiful Huda, Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas, Restog Krisna Kusuma,S.H.,M.Si.Ak, Ketua Umum GEKRAFS Kawendra Lukistian, Perwakilan Akademisi yang juga Dosen Antropologi Universitas Khairun, Peneliti Universitas Indonesia Assist.Prof. Yanuardi Syukur,M.Si. serta Mauluddin Anwar, GM Special Program & Current Affair Liputan 6 SCTV.

Selain musyawarah acara juga dimeriahkam dengan adanya acara Talkshow NGEBUT (Ngobrol Ekonomi Kreatif Biar Gak Gabut) yang di isi oleh apt. Guntur Satrio Pratomo, S. Farm, MSi (Wakil Rektor III Bidang Ke Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya), Shalsadilla Juwita – Presidium Gekrafs Kampus , dan Rahmad,S.Pd,Mpd yang juga sebagai Dosen Konseling Karir Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SUSKA RIAU sekaligus Founder dari Viera Oleh-oleh asal Pekanbaru Riau yang memberikan “trick manjur” agar dapat menjadi enterpreuner muda yang sukses berawal dari lingkungan kampus.

Selain Itu pula hadir Kadisparekraf DKI Andhika Permata, Kadisparbud Kota Ambon M.S.S.Rustam Hayat,SE,Msi, Kadisparbud Kota Bandung Drs. Arief Syaifudin, SH,serta Wakil Walikota Depok Ir.H. Imam Budi Hartono, Msi yang melengkapi diskusi tentang “Kota Kreatif” di sesi Talkshow saat setelah proses Musyawarah Rembuk Nasional selesai.

Kegiatan ini juga di lengkapi oleh musisi muda tanah air seperti Fiko Nainggolan dan Tasha Bouslama, Salsa Juwita yang membawakan sejumlah single lagu untuk menghibur para peserta musyawarah Rembuk Nasional.

Kehadiran dari Dumeca Records, Visual Rangers , Bingo, Viera Oleh Oleh ,Al-Qur’an Cordoba, Buah Tangan , Dinas Parekraf DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan DKI , Dana Mart, Scarft Media, Tribun Network, Kompas TV dan USS Feed serta beberapa sektor ekonomi Kreatif lainnya yang telah berpartisipasi sebagai kolaborator pada program Loka Kreatif Fest persembahan dari Gekrafs yang menjadi side event dari Rangkaian Rembuk Nasional tersebut.

24 oktober bukan hanya sekedar perayaan saja bagi insan pelaku ekonomi kreatif namun diharapkan mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru, karea telah terbukti kehadiran sektor ekonomi kreatif berpotensi besar menjadi tulang punggung ekonomi kedepan ,maka dapat di katakan bahwa “Ekonomi Kreatif Masa Depan Indonesia”

“Kami terpanggil sebagai anak bangsa untuk menjadi bagian dari Tim Kerja Hari Ekonomi Kreatif Nasional, Alhamdulillah berkat kerja Tim yang solid dan ikhlas untuk Indonesia, telah Hari Ekonomi Kreatif Nasional di Indonesia,” Tutur Agung Winarto Sebagai Show Management dalam kegiatan Rembuk Nasional ini. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekjen Gibran Center, Roy Marjuk: Hari Raya Idul Fitri Jadi Momentum Penyejuk Politik Pasca Pilpres

11 April 2024 - 16:57

Roy Marjuk: Dibawah Kepemimpinan Prabowo-Gibran Indonesia Emas Bukan Sekedar Mimpi

8 April 2024 - 19:28

Stafsus Menko Perekonomian Zaki Iskandar: Potensi Pergerakan Ekonomi Selama Mudik Lebaran Capai Rp 385 Triliun

7 April 2024 - 21:55

Penugasan Golkar Untuk Pilgub Banten Hanya Airin Tidak Ada Yang Lain

7 April 2024 - 07:38

Pilbup Tangerang, Selain Mad Romli Golkar Juga Memberikan Penugasan Kepada Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah

7 April 2024 - 07:19

Alasan Kemacetan Panjang Menuju Merak, Kakorlantas: Banyak Pemudik Datang Tidak Sesuai Tiket Keberangkatan

6 April 2024 - 23:19

Trending di Banten