Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 2 Mar 2024 ·

Realisasi Pajak Capai 1,180 Triliun, Plt. Kepala Bapenda Banten: Optimalisasi Pendapatan Bisa Terus Meningkat


 Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten EA Deni Hermawan. Foto: Istimewa Perbesar

Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten EA Deni Hermawan. Foto: Istimewa

Banten – Realisasi pajak daerah Provinsi Banten hingga Rabu, (28/2/2024) tercatat sebanyak Rp1.180.707.439.801 atau 14,25 persen dari target Rp8.284.849.811.619. Jumlah tersebut bersumber dari lima mata pajak yang dipungut Pemprov Banten.

Lima mata pajak itu mencakup Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Air Permukaan, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Rokok.

Realisasi PKB tercatat baru masuk 15,51 persen atau Rp526.574.292.900 dari target Rp3.395.800.842.200. Untuk BBNKB, realisasinya sudah mencapai 16,28 persen atau Rp431.107.754.000 dari target Rp2.648.645.643.800.

Selanjutnya, realisasi Pajak Air Permukaan sudah mencapai 15,76 persen atau Rp6.625.410.800 dari target Rp42.029.446.000. Kemudian realisasi PBBKB mencapai 18,14 persen atau Rp216.399.982.101 dari target Rp1.193.043.068.000.

Sementara untuk Pajak Rokok tercatat belum mendapatkan pemasukan, lantaran sifatnya menerima dari Pemerintah Pusat.

Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten, Deni Hermawan mengimbau, agar masyarakat taat untuk membayar pajak. Sebab kata dia, dengan membayar pajak pembangunan di Provinsi Banten akan terus bergulir.

Dirinya juga meminta agar Samsat di lingkungan Bapenda Banten aktif melakukan upaya-upaya untuk pencapaian peningkatan pendapatan. Di antaranya dengan kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi.

“Samsat ini menjadi bagian etalase dari pelayanan publik, jadi jika pelayanan publik ini dilayani dengan nyaman, dengan bagus, dengan senyum yang ramah, dengan transparansi dan lain-lain, kami berharap optimalisasi pendapatan bisa terus meningkat,” ujar Deni.

Meski baru dua bulan pajak daerah Provinsi Banten yang sudah masuk, pihaknya berharap pendapatan tahun 2024 dapat melampaui target.

Diketahui, pada tahun 2023 lalu, ada tiga mata pajak daerah Provinsi Banten yang melampaui target. Ketiga mata pajak tersebut adalah PKB, BBNKB dan Pajak Air Permukaan. [red]

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Serius Tangani Sampah, Gubernur Andra Soni Percepat Pembangunan PSEL Serang Raya

11 Mei 2026 - 17:27

Gubernur Andra Soni Komitmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Seluruh Jenjang Pendidikan

11 Mei 2026 - 15:54

Hantavirus Terdeteksi Masuk Banten, Kenali Gejala, Mencegah dan Cara Mengobati

11 Mei 2026 - 09:03

Wisata Serok Sampah Cisadane, Cara Banksasuci Edukasi Masyarakat dalam Komunikasi Perubahan Perilaku

10 Mei 2026 - 14:50

Serius Atasi Banjir Tangerang, Gubernur Andra Soni Percepat Normalisasi Sungai dan Situ

9 Mei 2026 - 23:31

Bank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi

9 Mei 2026 - 22:08

Trending di Banten