Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 10 Mar 2026 ·

Puluhan Pompa Dioperasikan, DPUPR Kota Tangerang Fokus Tangani Banjir di Periuk


 Petugas DPUPR Kota Tangerang memasang kisdam darurat di Perumahan Duren Village, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Petugas DPUPR Kota Tangerang memasang kisdam darurat di Perumahan Duren Village, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang terus melakukan penanganan intensif terhadap banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah. Saat ini, sebagian besar wilayah di Kota Tangerang telah berangsur surut, sementara penanganan difokuskan di Kecamatan Periuk yang masih tergenang, Selasa (10/3/26).

Kepala DPUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyampaikan, banjir yang terjadi sejak akhir pekan lalu disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga membuat badan air penerima seperti Kali Cirarab tidak mampu menampung debit air yang masuk.

“Alhamdulillah untuk wilayah timur sejak kemarin sudah surut. Semua pompa dan sistem operasional kita jalankan. Saat ini penanganan tinggal difokuskan di kawasan Periuk, yang lainnya sudah surut naik proses pemulihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada puncak banjir sebelumnya, ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai 4 meter dan masuk hingga lantai dua rumah warga. Namun saat ini kondisi genangan sudah berangsur turun hingga berada di bawah tanggul dengan ketinggian sekitar 1,5 hingga 2 meter.

Dalam proses penanganan, DPUPR mengoperasikan puluhan pompa air di berbagai titik. Di kawasan Total Periuk misalnya, terdapat sekitar 20 pompa yang bekerja untuk mempercepat penyedotan air.

“Sementara di Perumahan Garden City terdapat sekitar delapan pompa, serta enam pompa di kawasan Situ Bulakan. Ini semua saat ini dikerahkan untuk memaksimalkan proses pengeringan,” jelas Taufik.

“Sebagian pompa sebelumnya sempat tidak bisa dioperasikan karena terendam banjir. Namun hari ini sudah dilakukan perbaikan dan sebagian besar sudah kembali beroperasi,” sambungnya.

DPUPR memperkirakan genangan di beberapa kawasan akan surut secara bertahap. Total Persada diperkirakan dapat surut lebih cepat, disusul Garden City, sementara Periuk Damai biasanya menjadi wilayah terakhir yang surut karena posisi topografinya paling rendah.[red]

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sachrudin-Maryono Minta Perangkat Daerah Respon dan Tindaklanjuti Aduan Masyarakat

8 Oktober 2026 - 19:38

Maryono: Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Harus Lebih Masif

6 Oktober 2026 - 19:45

DPD RI Apresiasi Wali Kota, Sudah Lebih dari 1 Juta Warga Kota Tangerang Ikuti CKG 

5 Oktober 2026 - 19:10

Wastetrap Banksasuci Efektif Jegat 30 Persen Sampah Cisadane Menuju Kawasan Perkotaan

5 Oktober 2026 - 12:03

Apel-HKP, Wali Kota Sachrudin: Amalkan Lewat Pelayanan!

5 Oktober 2026 - 11:27

Wali Kota Sachrudin Ajak Santri Terus Menghidupkan Keteladanan Rasulullah

4 Oktober 2026 - 20:28

Trending di Kota Tangerang