Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan agar Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) tidak gentar terhadap berbagai ancaman dan intimidasi.
Prabowo mengaku mendapatkan banyak informasi soal adanya ancaman dan intimidasi yang diterima oleh Satgas PKH saat bekerja.
“Karena seorang presiden punya banyak mata dan telinga saya paham banyak anggota satgas PKH yang diancam ada juga yang diintimidasi,” Ungkap Prabowo dalam acara penyerahan uang sebesar Rp11,4 triliun hasil penagihan denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4).
Prabowo secara tegas mengatakan bahwa siapapun yang mengancam, mengintimidasi dan menghalangi pekerjaan Satgas PKH maka sama juga mengancam, mengintimidasi dan menghalangi pekerjaan Presiden Republik Indonesia.
“kalau ada yang mengancam satgas PKH dia mengancam Presiden Republik Indonesia, Kalau ada yang menghalangi pekerjaan satgas PKH berarti ia menghalangi pekerjaan Presiden Republik Indonesia,” Tegasnya.
Dihadapan Satgas PKH, Prabowo menegaskan bahwa menjaga kekayaan negara, menyelamatkan kekayaan negara adalah pekerjaan penuh kehormatan, penuh kemuliaan.
“Atas nama seluruh rakyat Indonesia dan atas nama saya pribadi, saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini,” tandasnya. [red]











