Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Nasional · 28 Feb 2026 ·

Prabowo Sudah Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Indonesia Terus Jaga Perdamaian Dunia


 Presiden Prabowo Subianto. Foto: ist Perbesar

Presiden Prabowo Subianto. Foto: ist

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sudah ingatkan ancaman Perang Dunia Ketiga saat memberikan taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor pada 2 Februari 2026 lalu.

“Puluhan kepala negara hadir. Hampir semua, merisaukan pecahnya Perang Dunia Ketiga,” Ungkap Prabowo bercerita usaindirinya menghadiri World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, sekitar dua pekan sebelumnya.

Indonesia Menganut politik luar negeri yang menganut bebas aktif tapi non-aligned atau non-blok.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menjalankan politik luar negeri yang menganut bebas aktif tapi non-aligned atau non-blok.

“Ini yang dibicarakan di dunia. Karena itu, saya jalankan sebagai mandataris, meneruskan warisan pendiri-pendiri bangsa kita, saya menjalankan politik luar negeri yang menganut tetap garis kita, bebas aktif tapi non-aligned atau non-blok,Kita tidak akan ikut pakta militer manapun,” Tegas Prabowo.

Prabowo menyebut dirinya berpegang teguh pada filosofi satu lawan atau musuh terlalu banyak dan seribu kawan terlalu sedikit

“Saya katakan, filosofi luar negeri saya adalah: seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Apalagi satu musuh. Itu garis kita,” ujarnya.

Dengan berpegang pada non blok dan memilih bersahabat dengan semua, dia menuturkan Indonesia harus siap sendiri apabila ada ancaman dan serangan dari pihak luar.

“Kalau kita diancam, kalau kita diserang, tidak akan ada yang bantu kita, Saudara-saudara. Percaya sama saya. Nobody is going to help us,” sambungnya.

Dampak Perang Dunia Ketiga 

Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia berpotensi terkana dampak Perang Dunia Ketiga meskipun tidak terlibat langsung.

“Ada simulasi, kalau terjadi Perang Dunia Ketiga, nuklir, kita yang tidak terlibat saja pasti kena. Kita akan kena partikel-partikel radioaktif. Mungkin ikan-ikan kita nanti akan terkontaminasi semua. Akan terjadi nuclear winter. Karena debunya akan menutup matahari, dan menutup mataharinya tidak satu tahun, tidak dua tahun, tidak tiga tahun,” Terangnya.

Indonesia Siap Menjadi Juru Damai 

Prabowo menyatakan siap untuk memfasilitasi dialog di tengah pecah perang antara dua sekutu Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” Keterangan Kementerian Luar Negeri melalui akun X, pada Sabtu (28/2).

Kemlu juga mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Iran untuk tetap tenang.

“WNI di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat,” ujarnya.

Amerika Serikat dan Israel Keroyok Iran

Diketahui Israel dan Amerika Serikat mengeroyok Iran denga serangan tidak hanya di Ibu Kota Teheran, melainkan juga kota lain Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah.

Presiden Donald Trump menegaskan bahwa serangan gabungan tersebut bertujuan untuk menghilangkan ancaman nyata dari rezim Iran di bawah pemimpin Ali Khamenei.

Sementara itu, Iran juga melakukan serangan balik ke Israel. Kantor Berita AFP melaporkan Angkatan Bersenjata Israel IDF mengerahkan sistem petahanan untuk mencegat rudal-rudal Iran.

Iran Siap Gunakan Senjata yang Selama Ini Disembunyikan 

Jenderal IRGC Iran, Ebrahim Jabbari mengatakan bahwa Pihaknya akan menggunakan senjata yang tak pernah dilihat sebelumnya yang selama ini disembunyikan.

“Kami dilengkapi senjata paling mutakhir, untuk melawanmu,  untuk waktu yang lama, pada awal perang kami akan menggunakan apa saja dari sisa-sisa stok senjata, tapi dengan berlanjutnya perang, kami akan gunakan misil yang tidak pernah dilihat sebelumnya, yang masih disimpan dalam bungkusan, akan kami gunakan saat ini,” Tandasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 282 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jalankan Arahan Prabowo, Kawendra Salurkan 88 Sapi Qurban di Jember Lumajang dan Daerah Lainnya

24 Mei 2026 - 19:23

Terkait KUR Ekraf, Kawendra Minta Himbara Tanpa Keraguan!

21 Mei 2026 - 22:04

Kawendra Lukistian Nilai Prabowo Di Rapat Paripurna Pertegas Indonesia Berdikari dan Berdaulat Secara Ekonomi

21 Mei 2026 - 20:54

Kunjungi BEI, Sufmi Dasco: Bursa Kita Kedepan Akan Semakin Kuat

19 Mei 2026 - 20:58

KPK Wanti-wanti Pokir DPRD: Bukan Ruang Kompromi dan Alat Transaksi

17 Mei 2026 - 23:17

DPP Gekrafs Resmi Melantik DPW & DPC Gekrafs se-Sulawesi Tenggara, Kawendra Tegaskan Potensi Ekraf di Bumi Anoa

17 Mei 2026 - 10:57

Trending di Nasional