Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 20 Nov 2024 ·

Polemik Spanduk ‘Tetap Satu Juga’, Al Muktabar Merasa Dicatut Fotonya, Plt Kepala KesbangPol Mengaku Hilap


 Petugas Satpol PP saat mencopot kembali Spanduk bergambar Pj Gubernur Banten yang menimbulkan polemik. Foto: Ist Perbesar

Petugas Satpol PP saat mencopot kembali Spanduk bergambar Pj Gubernur Banten yang menimbulkan polemik. Foto: Ist

Banten – Usai beredarnya spanduk KesbangPol bertuliskan ‘Tetap Satu Juga’ yang menimbulkan polemik dan mendapatkan kecaman dari sejumlah pihak serta ancaman akan dilaporkan oleh sejumlahAktivis HMI ke Bawaslu, Pj Gubenur Banten Al Muktabar akhirnya angkat bicara.

Menurut Al dirinya sama sekali tidak mengetahui perihal spanduk tersebut, bahkan dirinya merasa difitnah dan diadu domba atas beredarnya spanduk KesbangPol tersebut.

“Saya benar-benar tidak tahu dan tidak pernah diberitahu oleh pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tersebut, terkait pembuatan dan pemasangan spanduk yang mencatut foto diri saya, Saya merasa diadu domba dan difitnah atas terpasangnya spanduk yang narasinya mutitafsir tersebut. Bahkan saya sempat ditelepon oleh Pak Menteri,” tegas Al Muktabar sebagaimana dikutip indopos.co.id, Rabu (20/11/2024).

Atas tudingan tidak netral oleh sejumlah pihak, Al Muktabar terpaksa akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus itu ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) untuk mengusut dan mencari tahu siapa yang punya ide membuat narasi di spanduk tersebut dan memerintahkan untuk memasangnya di beberapa titik.

“Saya terpaksa menempuh jalur hukum dengan melaporkannya ke Bawaslu, untuk mencari tahu siapa yang punya ide mencetak spanduk dengan narasi multitafsir di masyarakat tersebut,” tandasny

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi (Kesbangpol) Banten H. Deden Apriandhi yang dikonfirmasi media membenarkan bahwa pembuatan spanduk ajakan Pemilu damai yang narasinya mutitafsir di masyarakat itu tanpa sepengetahuan dari Pj Gubernur Banten.

“Pembuatan spanduk bergambar Pj Gubernur yang narasinya multitafsir itu tanpa sepengetahuan dari Pak Pj Gubernur, dan tidak terkontrol oleh saya sebagai Plt. Kepala Badan Kesbangpol,” ungkap Deden. [red]

Artikel ini telah dibaca 201 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kantor Samsat Kelapa Dua Pindah ke Office Building-Airport City Kampung Melayu Teluknaga

19 Juli 2026 - 13:54

Andra Soni: DLHK Banten Sudah Temukan ‘Biang Kerok’ Sungai Cisadane Berubah Menjadi Hitam

18 Juli 2026 - 21:32

Kemarau Panjang, Warga Terdampak Manfaatkan Bantuan Air Bersih dari BPBD

18 Juli 2026 - 21:28

Pansel BUMD Tegaskan Tak Terpengaruh Aksi Demo di Kemendagri

17 Juli 2026 - 20:48

Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpi Hafidz Tetap Hidup

16 Juli 2026 - 17:49

Gubernur Banten dan Ketua TP PKK Tinawati Andra Soni Hadiri Penyambutan Peserta Raker APPSI

16 Juli 2026 - 16:24

Trending di Banten