Kota Tangerang – Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 12/PUU-XXII/2024 dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024 tentang penyelenggaraan pemilu bagi calon anggota DPR, anggota DPD, dan anggota DPRD terpilih yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah untuk membuat surat pernyataan bersedia mengundurkan diri.
Merujuk pada PKPU No. 2 Tahun 2024 tentang Tahapan Pilkada disebutkan bahwa pendaftaran calon kepala daerah dilakukan serentak pada 27-29 Agustus 2024 dan pasangan calon kepala daerah ditetapkan 22 september 2024, sementara Pelantikan Anggota DPRD Provinsi Banten akan dilaksanakan pada 2 September 2024.
Dengan demikian, Bakal Calon Gubernur Banten yang juga Anggota DPRD Provinsi Banten terpilih Andra Soni akan mengundurkan diri dan digantikan oleh Calon Anggota DPRD Provinsi Banten dibawahnya.
Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 45 Tahun 2024 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Banten dalam Pemilu Tahun 2024, Andra Soni yang maju di Daerah Pemilihan Banten 8 Kota Tangerang berhasil meraih 26.847 suara, sementara suara dibawahnya adalah Suharno yang meraih 5.998 Suara, dengan demikian Suharno akan menggantikan Andra Soni sebagai Anggota DPRD Provinsi Banten terpilih.
SIAPA SUHARNO? BERIKUT PROFILNYA
SUHARNO Pernah Jadi ‘Bosnya’ ANDRA SONI
Pada Tahun 1995 Suharno,SE.,MM merupakan Kepala Cabang Asuransi Bumiputera Cabang Ciledug, dimana Kepala Supervisor Marketingnya saat itu adalah Ibu Prima (Kakak Kandung Andra Soni), sementara Andra Soni muda saat itu membantu kakaknya ikut sebagai salah satu Agen Marketing Asuransi Bumiputera.
Disitulah pertemuan awal antara Suharno dengan Andra Soni, sebagai bawahan Andra Soni sering diberikan tugas oleh ‘Sang Bos’ Suharno.
“Bu prima telpon, Pak Harno itu Andra nanti yang anter kwitansi yah. karena anak muda ini rajin yah kalau nganter kwitansi suka bikinin saya kopi, saya suka kasih uang tips 4.000 perak saat itu,” Ungkap Suharno saat menceritakan kisahnya bersama Andra Soni kepada TangerangPos, Minggu (28/07/2024).
Sebagai Kepala Cabang, dalam setiap rapat bulanan sering memberikan evaluasi dan motivasi kepada para Agen Marketing.
“Kalau saya mimpin rapat evaluasi dan kasih motivasi, saya lihat ada anak muda yang sangat gigih dan selalu ingin tahu, ya itu pak Andra Soni,” lanjutnya.
Saat ini Suharno sendiri merasa terharu dan bangga, salah satu ‘anak buahnya’ menjadi pengusaha Sukses, jadi Ketua DPRD Provinsi Banten dan kini Maju sebagai Calon Gubernur Banten.
“Saya terharu dan bangga mas, anak muda yang saya didik untuk menjadi pemuda gigih tersebut kini jadi Anggota DPRD Banten dan selangkah lagi menjadi Gubernur Banten,” cerita Suharno sambil meneteskan air mata.
SUHARNO Hampir Jadi Bupati BOYOLALI
Usai mengakhiri jabatannya sebagai Wakil Kepala Bumiputera pada Tahun 2004, karena dianggap sebagai salah satu Tokoh Boyolali Suharno diminta keluarga dan masyarakat Boyolali untuk berkhidmat dan mengabdi di kampung halamannya tersebut.
“Boyolali saat itu ada 18 Kecamatan, dan 10 Kecamatan Boyolali bagian Utara saat itu terjadi ketimpangan, dan saya diminta untuk maju sebagai Calon Bupati Boyolali,” Ungkapnya.
Meskipun didukung oleh perusahaan besar Djarum Kudus saat itu, Namun akhirnya Suharno harus mengakui kekalahan saat Konvensi Calon Bupati Boyolali.
SUHARNO Pengagum PRABOWO SUBIANTO
Usai kalah dari Konvensi Bupati Boyolali, Suharno kembali dipercaya untuk menjabat Agency Direktur Asuransi Sinarmas hingga tahun 2008.
Kemudian pada tahun 2008 saat Prabowo Subianto mendirikan Partai Gerindra, Suharno menjadi salah satu pengagum Prabowo dan banyak membaca buku handout Prabowo Menata Negara.
Sebagai pengagum Prabowo, pada Pilpres tahun 2009 saat Prabowo berpasangan dengan Megawati, Suharno akhirnya memutuskan menjadi Relawan Mega-Pro dan terlibat aktif dalam suksesi Pilpres.
Saat itulah, Suharno mengenal dan dekat dengan Penasihat Gerindra Almarhum PERMADI, dan Almarhum Permadi inilah yang mengenalkan Suharno dengan sepupu Prabowo Ibu Rani Disutrisno.
“Saya bulak balik Kertanegara nemuin Bu Rani saat itu ambil logistik Pilpres, Kaos dan Baliho untuk Kota Tangerang,” ingatnya.
SUHARNO Bergabung dengan Partai Gerindra
Kedekatannya dengan Almarhum Permadi dan Ibu Rani, akhirnya pada tahun 2014 Suharno bergabung dengan Partai Gerindra dan diminta maju Sebagai Caleg DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah 5.
“Pak Permadi dan Bu Rani minta saya Ikut Fit and Proper Test Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah 5, namun karena belum siap saat itu saya urungkan jadi Caleg DPR RI,” tuturnya.
Karena tidak jadi Caleg DPR RI, Suharno diminta Almarhum Permadi dan Ibu Rani untuk bantu DPC Gerindra Kota Tangerang.
“Staff DPC Gerindra Kota Tangerang saat itu mas Irvan telpon saya, Pak Suharno saya dapat arahan dari DPP agar pak Harno bergabung menjadi Pengurus Gerindra Kota Tangerang, dan saat itu Ketua DPC nya Pak Andra Soni langsung menghampiri kerumah dan meminta saya sebagai Dewan Penasihat Gerindra Kota Tangerang,” sambungnya.
SUHARNO Caleg DPRD Provinsi Banten
Pada Tahun 2019, Suharno akhirnya menjadi Caleg DPRD Provinsi Banten dari dapil Kota Tangerang dan harus mengakui keunggulan Andra Soni sebagai Anggota DPRD Provinsi Banten terpilih didapilnya.
Kemudian pada Pileg Tahun 2024 yang lalu, Suharno kembali maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Banten dan meraih 5.998 suara berada diurutan kedua Perolehan suara Gerindra dibawah Andra Soni.
Takdir berkata lain, pada Pilkada Banten 2024 DPP Partai Gerindra menugaskan Andra Soni untuk maju sebagai Calon Gubernur Banten, dengan demikian jabatan Andra Soni sebagai Caleg DPRD Provinsi Banten terpilih akan digantikan oleh Suharno.
“Pak Harno sudah seperti orang tua saya sendiri, saya banyak belajar dari pak Harno, beliau layak menggantikan saya,” Tandas Andra Soni usai Acara Senam Sehat di Kecamatan Cipondoh.[red]










