Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Edukasi · 9 Des 2025 ·

Moh. Arwan Alwi: Bencana Aceh dan Mereka yang Menyerang Dari Balik Meja


 Moh Arwan Alwi - Kader Partai Golkar. Foto: Dok.Pribadi Perbesar

Moh Arwan Alwi - Kader Partai Golkar. Foto: Dok.Pribadi

Artikel – Ketika Aceh sedang berjibaku bangkit dari bencana, selalu saja ada pihak yang menjadikan derita rakyat sebagai amunisi politik. Tuduhan bahwa Menteri ESDM R.I. Yang juga Ketua Umum DPP Partai GOLKAR “memanipulasi” progres pemulihan listrik 93% adalah bentuk politisasi bencana paling murahan yang belakangan beredar di ruang publik.

Padahal, kerja di lapangan itu nyata, terukur, dan berbasis komando negara. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turun langsung ke titik terdampak atas instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang memerintahkan penanganan cepat, taktis, dan menyeluruh untuk memulihkan pasokan energi di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya.

Perintah Presiden jelas.

Pulihkan sistem kelistrikan secepat mungkin agar masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupannya.Dan Kementerian ESDM bergerak dengan penuh tanggung jawab.

Petugas PLN bekerja tanpa henti, jaringan dipasang ulang, akses darurat dibuka, genset disuplai, dan koordinasi dilakukan dari pusat hingga daerah. Semua itu merupakan bentuk kehadiran negara yang nyata, bukan sekadar wacana.

Ironisnya, ketika negara bekerja keras, ada kelompok yang dari balik ruangan ber-AC sibuk melontarkan tuduhan seolah-olah mereka memahami situasi lebih baik dibanding petugas yang berjibaku di lapangan.

Inilah masalah yang terus berulang. Mereka yang tidak bekerja paling ribut. Mereka yang tidak turun ke lapangan paling rajin mencibir.Dan mereka yang tidak paham teknis justru merasa paling ahli.

Serangan ini bukan kritik, tetapi manuver politik dangkal yang mengabaikan fakta bahwa Menteri ESDM R.I. menjalankan mandat langsung Presiden. Menyerang menteri yang sedang melaksanakan instruksi kepala negara di tengah bencana bukan saja tidak etis, itu tindakan yang melecehkan kerja NEGARA dan solidaritas KEMANUSIAAN.

Lebih memalukan lagi ketika tuduhan itu berasal dari pejabat publik atau tokoh yang seharusnya menenangkan Masyarakat. Dalam situasi trauma, opini liar semacam itu hanya memperkeruh keadaan dan menambah beban psikologis bagi warga Aceh yang masih berduka.

Jika mereka benar-benar peduli, silakan turun ke Aceh. Silakan lihat medan kerja yang ekstrem. Silakan tinjau progres pemulihan. Silakan hadirkan data dan metodologi ilmiah.

Bukan sekadar menyerang dari jauh tanpa kontribusi apa pun. Namun kenyataannya, sebagian orang memang tidak tertarik bekerja. Mereka hanya tertarik menyerang. Bahkan bencana pun dijadikan panggung untuk meraih sorotan murahan.

Di dunia politik, tipe seperti ini selalu ada. Tidak pernah hadir saat rakyat membutuhkan, tetapi tiba-tiba paling keras ketika ada peluang menyerang pejabat yang sedang bekerja. Itu bukan kepemimpinan. itu OPORTUNISME.

Sementara itu, negara bekerja.

Presiden memerintahkan.

Menteri ESDM mengeksekusi.

PLN bergerak.

Relawan turun.

Rakyat Aceh berjuang.

Dan bangsa ini melihat siapa yang benar-benar berkontribusi, dan siapa yang hanya pandai berkoar.

Sejarah punya cara sederhana untuk menguji Manusia Indonesia. Yang bekerja akan dihormati. Yang memfitnah akan ditertawakan fakta.

Kepada mereka yang menjadikan duka Aceh sebagai alat serangan politik, izinkan saya menyampaikan satu hal.

RAKYAT SEDANG MENILAI. DAN RAKYAT TIDAK BODOH.

Penulis : Muh Arman Alwi – Kader Partai GOLKAR.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Jabar Hapus Kunker dan Efisiensi Mamin, Anggaran Dialihkan Atasi Kemiskinan

30 Maret 2026 - 11:33

Ketua DPD Golkar Jakarta, A.Zaki Iskandar Gelar Safari Ramadhan di Jakarta Selatan

8 Maret 2026 - 22:14

Tasyakuran HUT Gerindra Ke-18, Andra Soni Intruksikan Kader Terus Kompak, Bergerak dan Berdampak untuk Masyarakat

6 Februari 2026 - 17:31

Refleksi 79 Tahun HMI: Meneguhkan Khitah Perjuangan di Era Disrupsi Digital

5 Februari 2026 - 12:08

Harmonisasi Tanpa Degradasi: Mengunci Celah Miras dan Pelacuran Lewat Matematika Radius di Kota Tangerang

21 Januari 2026 - 05:15

Bank Banten Menguat, Literasi Keuangan Diperluas Dorong Ekonomi Rakyat

19 Januari 2026 - 17:16

Trending di Banten