Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 13 Des 2025 ·

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Pembuang Pasar Baru Karawaci


 Personil Operasional dan Pemeliharaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang saat Normalisasi Saluran Pembuang Pasar Baru Karawaci. Foto: Ist Perbesar

Personil Operasional dan Pemeliharaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang saat Normalisasi Saluran Pembuang Pasar Baru Karawaci. Foto: Ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus meningkatkan aksi mitigasi dalam menghadapi potensi bencana banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya, Pemkot Tangerang mulai menormalisasi Saluran Pembuang Pasar Baru di Jalan Raya Moh. Toha, Karawaci, Kota Tangerang.

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menuturkan, upaya normalisasi saluran dilakukan untuk mengembalikan kapasitas fungsi sekaligus mengantisipasi banjir di tengah curah hujan tinggi yang dapat menganggu akses mobilitas Jalan Moh. Toha yang menjadi penghubung utama Karawaci-Kotabumi (Kabupaten Tangerang).

“Kami menilai normalisasi ini menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi penyumbatan saluran yang bisa menimbulkan genangan sampai banjir. Apalagi, saluran ini merupakan salah satu saluran drainase yang vital karena lokasinya yang berdekatan dengan jalan penghubung antarkota sampai kawasan industri dan perdagangan,” ujar Iwan, Jumat (12/12/25).

Ia melanjutkan, upaya normalisasi difokuskan untuk mengangkat sedimentasi dan material lainnya yang selama ini menghambat aliran. Hal ini digencarkan untuk menindaklanjuti aksi mitigasi di tengah siaga bencana hidrometeorologi yang sudah berjalan di Kota Tangerang, mulai Desember 2025 sampai Maret 2026 mendatang.

“Kami akan terus memantau perkembangan normalisasi agar semuanya berjalan sesuai dengan target yang ditentukan, apalagi berdasarkan informasi dari BMKG menunjukkan masa puncak musim penghujan akan mulai terjadi pada waktu dekat ini,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah semabarangan di sepanjang saluran air untuk memastikan salurang air dapat berfungsi optimal.

“Tidak hanya penanganan teknis di lapangan, kami bekerja sama dengan perangkat kewilayahan untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kondisi saluran air bisa berfungsi optimal, sehingga lingkungan sekitar bisa aman dari ancaman banjir,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dalang Sepuh R.Mustaya Wafat, Sachrudin: Kita Kehilangan Budayawan Kota Tangerang

17 Mei 2026 - 20:15

Saksikan Kemeriahan Bandoeng 10K, Maryono Tantang Tangerang 10K Tampil Lebih Bombastis!

17 Mei 2026 - 14:05

DPUPR Kota Tangerang Anggarkan Rp8,8 Milyar untuk Belanja BBM dan Pelumas

16 Mei 2026 - 14:30

Cegah Banjir, UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan Sampah di Kali Ledug 

14 Mei 2026 - 08:44

Awasi Pelaksanaan Pra-SPMB Kota Tangerang, Bila Ada Pungli Lapor Kesini

12 Mei 2026 - 17:22

Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN

12 Mei 2026 - 16:35

Trending di Kota Tangerang