Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Kota Tangerang · 6 Nov 2025 ·

Lokakarya Pembentukan FPRB, Maryono: Kolaborasi Pentahelix Perkuat Kesiapsiagaan Kota Tangerang 


 Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang bersama Ratusan Relawan saat Lokakarya Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang Tahun 2025. Foto: TangerangPos Perbesar

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang bersama Ratusan Relawan saat Lokakarya Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang Tahun 2025. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar lokakarya pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang Tahun 2025.

Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk menumbuhkan kesadaran tanggap bencana, sekaligus wujud implementasi strategi nasional BNPB dalam memperkuat ketahanan daerah melalui partisipasi aktif masyarakat.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, dalam arahannya menyampaikan, penguatan sinergi lintas sektor merupakan kunci dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang cepat, tanggap, dan berkelanjutan.

“Penanggulangan bencana bukan semata tanggung jawab pemerintah atau BPBD saja, tetapi tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan relawan menjadi kekuatan utama ketahanan daerah,” ujar Maryono saat menutup kegiatan Loka Karya Pembentukan Forum PRB di Ruang Akhlakul Karimah, Kamis 0(6/11/2025).

Maryono, juga menekankan pentingnya membangun koordinasi yang solid dan komunikasi efektif antar pemangku kepentingan, agar setiap langkah kebijakan dan tindakan di lapangan bisa terukur dan tepat sasaran.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan penanggulangan bencana lahir dari diskusi yang matang, didukung data akurat, dan disebarluaskan dengan baik melalui media. Dengan begitu, masyarakat dapat menjadi bagian aktif dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan,” lanjutnya.

Forum PRB diharapkan dapat menjadi platform strategis yang memperkuat sinergi pentahelix antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media, dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah perkotaan.

“Kota yang tangguh adalah kota yang masyarakatnya siap. FPRB ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membangun kesadaran, kesiapan, dan kepedulian kolektif terhadap lingkungan sekitar,” pungkas Maryono.

Kegiatan Loka Karya FPRB tahun 2025 ini diikuti oleh berbagai lembaga relawan, komunitas kebencanaan, perguruan tinggi, perwakilan dunia usaha, dan media massa, sebagai bagian dari komitmen bersama mewujudkan Kota Tangerang yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi bencana.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wujud Kepedulian, Ketua DPRD Kota Tangerang Ajak Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI

4 Desember 2025 - 21:06

Tingkatkan Layanan Publik, Wali Kota Sachrudin Ajak Kepala OPD Belajar AI 

4 Desember 2025 - 20:23

Komisi IV DRPD Kota Tangerang Dorong Optimalisasi Mitigasi Bencana

4 Desember 2025 - 18:13

DPRD Kota Tangerang Mediasi Warga dan PT GNI, Akses Jalan Gg. H. Dulloh Bakal Dibuka

3 Desember 2025 - 21:15

Akhirnya Satpol PP Kota Tangerang Segel Rumah Duka Family Care Krematorium Pawibana di RSUP Sitanala

3 Desember 2025 - 18:51

Pemkot Tangerang Perluas Akses Layanan Kesehatan Komprehensif bagi ODHA

3 Desember 2025 - 15:17

Trending di Kota Tangerang