Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 20 Agu 2023 ·

Komisi III DPRD Kota Tangerang Sebut Revitalisasi Pasar Anyar Banyak Kendala


 Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Anggiat Sitohang. Foto: M. Rendi Saputra/Bule Perbesar

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Anggiat Sitohang. Foto: M. Rendi Saputra/Bule

Kota Tangerang – Komisi III DPRD Kota Tangerang menyebut proyek revitalisasi Pasar Anyar yang rencananya dilaksanakan pada September tahun ini diperkirakan bakal molor alias urung terlaksana .

Soalnya, masih terdapat banyak kendala dalam proses pelaksanaan relokasi pedagang pasar tersebut. Sehingga kemungkinan besar rencana revitalisasi pasar legendaris di Kota Tangerang itu mundur dari target semula yakni pada September 2023.

Wakil Ketua Komisi III Anggiat Sitohang menyebut ada sejumlah kendala dalam prosesnya, yakni seperti belum tersedianya lahan sementara untuk merelokasi pedagang serta proses pendataan pedagang yang juga belum rampung.

Selain itu, kata dia, proses tender proyek pasar yang dibangun sejak tahun 1967 itu hingga saat ini belum dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.

“Kemungkinan besar molor, belum bisa terlaksana di bulan September mendatang. Karena kendala-kendala tersebut ya,” ujar Anggiat Sitohang kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (15/8/2023).

Hal tersebut diungkapkan Anggiat usai rapat dengar pendapat (hearing) Komisi III DPRD Kota Tangerang dengan sejumlah instansi di antaranya, Asda II Pemkot Tangerang, PD Pasar dan Disperindag.

Menurut Anggiat, sejatinya muncul sejumlah opsi terkait penentuan lahan sementara untuk para pedagang Pasar Anyar berniaga selama nantinya revitalisasi berlangsung.

Salah satunya lokasi di kawasan Mal Bale Kota. Namun, kata dia, rencana tersebut pun gagal lantaran dlihat dari aspek hukum hal tersebut tidak memungkinkan.

“Karena di lahan Mal Bale Kota itu sudah ada pihak lain yang menyewa, jadi kan nggak bisa disewa lagi (untuk relokasi pedagang,red),” katanya lagi.

Politisi Partai Nasdem ini menyebut ada pula opsi yang muncul yakni dengan menyebar pedagang ke sejumlah lokasi yang berbeda. Namun, para pedagang merasa keberatan dengan opsi-opsi tersebut.

“Jadi para pedagang pun menolak kalau ditempatkan secara terpisah di beberapa lokasi. Mereka itu maunya di satu tempat, dan itupun lokasinya nggak jauh-jauh dari Pasar Anyar,” imbuhnya.

Diketahui, Pemkot Tangerang sebelumnya mewacanakan dua lokasi yang rencananya akan digunakan sementara untuk pedagang Pasar Anyar.

Di antaranya yakni lahan fasos fasum Modern Land dan juga gedung pertokoan yang berada di dekat Tangerang Convention Center (TCC), serta satu lokasi lagi di Selapajang. [M. Rendi Saputra/Bule]

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bangunan di Kelurahan Periuk Diduga Belum Kantongi PBG, Aktivis Minta Satpol PP Segera Segel

8 September 2026 - 17:18

Kepala Bappeda Kota Tangerang: Jalan Ki Asnawi Bakal Bebas dari Parkir On Street

8 September 2026 - 13:33

Sachrudin-Maryono Minta Jajaran Selalu Siaga Terhadap Potensi Bencana

7 September 2026 - 16:39

Dinkes Kota Tangerang Siagakan Seluruh Layanan Kesehatan Antisipasi Dampak Abu Vulkanik

7 September 2026 - 14:02

CKG Sekolah Ungkap Lima Temuan Kesehatan di Kota Tangerang yang Perlu Jadi Perhatian

7 September 2026 - 13:50

Pastikan Warga Terlindungi Dari Abu Vulkanik, Sachrudin Bagikan Masker

7 September 2026 - 09:26

Trending di Kota Tangerang