Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 24 Okt 2026 ·

Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral


 Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah membuka acara Turus Expo 2026 dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Turus, Jalan Raya Rangkasbitung, Kabayan, Kabupaten Pandeglang. Foto: Ist Perbesar

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah membuka acara Turus Expo 2026 dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Turus, Jalan Raya Rangkasbitung, Kabayan, Kabupaten Pandeglang. Foto: Ist

Pandeglang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah membuka acara Turus Expo 2026 dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Turus, Jalan Raya Rangkasbitung, Kabayan, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (24/10/2026). Gelaran ini dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan kegiatan literasi, termasuk pameran buku.

​“Saya menyambut baik Turus Expo 2026. Terlebih, ada pameran bukunya,” ungkap Wagub Dimyati.

​Menurut Wagub Dimyati, Pondok Pesantren Turus yang telah berdiri sejak 1942 di Kabupaten Pandeglang memiliki rekam jejak panjang. Alumni pesantren ini telah tersebar ke berbagai daerah di Indonesia dan berkiprah dalam beragam profesi, mulai dari ulama, guru, hingga pejabat dan politikus tingkat daerah maupun nasional.

​Oleh karena itu, lanjut Wagub Dimyati, pesantren harus terus mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan kiprahnya sebagai lembaga pendidikan agama. Pendampingan ini ditekankan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi kepentingan bangsa, negara, dan agama.

​“Para santri harus dididik, dijaga, dibiayai, dan diarahkan agar menjadi orang-orang besar. Pendidikan pondok pesantren merupakan pendidikan paket komplet,” katanya.

​Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren Turus K.H. Tubagus Ahmad Dahlani Idrus menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wagub Dimyati beserta jajaran. Kehadiran tersebut dinilai sebagai kehormatan, penyejuk hati, sekaligus penyemangat bagi para pengasuh pondok pesantren.

​Kunjungan ini juga menjadi wujud dukungan moril bagi keluarga besar Pesantren Turus serta bentuk sinergi antara umara dan ulama dalam membangun umat.

​“Turus Expo digagas agar pesantren tidak hanya menjadi benteng moral, tetapi juga benteng literasi. Acara ini juga bertujuan untuk mendorong perkembangan UMKM, serta memfasilitasi bursa dan diskusi bedah buku,” ujarnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Turnamen Voli Piala Gubernur Banten, Ajang Olahraga yang Menggerakkan Ekonomi Warga

24 Oktober 2026 - 12:58

Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi

24 Oktober 2026 - 07:55

Sejarah, Puteri Asal Banten Masuk Bursa Calon Ketum Kohati PB HMI, Bawa Gagasan 8 Pilar untuk Indonesia

23 Oktober 2026 - 22:32

Hari Santri, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Ajak Santri Terus Berinovasi

23 Oktober 2026 - 19:16

Dari Bank Sampah hingga Literasi Anak, Kampung Jimpitan Jadi Model Percontohan Ruang Bersama Indonesia

23 Oktober 2026 - 18:10

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

23 Oktober 2026 - 15:36

Trending di Banten