Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 24 Okt 2026 ·

Turnamen Voli Piala Gubernur Banten, Ajang Olahraga yang Menggerakkan Ekonomi Warga


 Gubernur Banten Andra Soni saat Membuka kompetisi Turnamen Voli Piala Gubernur Banten di Lapangan Perumahan Taman Graha Asri, Kota Serang. Foto: Ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat Membuka kompetisi Turnamen Voli Piala Gubernur Banten di Lapangan Perumahan Taman Graha Asri, Kota Serang. Foto: Ist

Kota Serang – Sebanyak 18 tim berlaga dalam kompetisi Turnamen Voli Piala Gubernur Banten di Lapangan Perumahan Taman Graha Asri, Kota Serang, Sabtu (24/10/2026). Ajang ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat karena diramaikan puluhan pelaku usaha.

Gubernur Banten Andra Soni membuka turnamen yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 itu sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-26 Provinsi Banten. Hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), rombongan meninjau stan UMKM usai melakukan servis bola voli sebagai tanda dimulainya pertandingan.

Andra Soni mengatakan, kegiatan yang diinisiasi masyarakat perlu mendapat dukungan karena dapat memperkuat kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Gubernur milik semua orang. Jadi, boleh menggunakan nama Piala Gubernur. Saya tidak ingin membatasi bahwa Piala Gubernur hanya untuk kompetisi tingkat nasional atau skala besar,” kata Andra Soni.

Menurutnya, kegiatan seperti turnamen olahraga memberi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul sekaligus membuka peluang bagi pedagang lokal mendapatkan pembeli. Perputaran uang selama kegiatan berlangsung menjadi salah satu manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Yang berjualan makanan, kopi, dan produk lainnya juga berpeluang mendapatkan pembeli. Secara tidak langsung, kegiatan ini memberikan dampak karena uang beredar di antara warga kita,” ujarnya.

Andra Soni berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih luas di berbagai wilayah Banten. Ia bahkan menggagas ide, 1.001 Pasar Malam untuk menghadirkan ruang berkumpul bagi masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Agus Supriadi mengatakan, turnamen diikuti 18 tim dan direncanakan menghadirkan pemain profesional, pemain nasional, serta pemain lokal Banten. Pertandingan babak awal menggunakan sistem dua winning set, sedangkan final menggunakan tiga winning set.

“Kita berharap turnamen ini tidak hanya memeriahkan HUT ke-26 Provinsi Banten, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet voli daerah melalui kompetisi yang berkualitas,” Pungkasnya. [Red]

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral

24 Oktober 2026 - 12:12

Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi

24 Oktober 2026 - 07:55

Sejarah, Puteri Asal Banten Masuk Bursa Calon Ketum Kohati PB HMI, Bawa Gagasan 8 Pilar untuk Indonesia

23 Oktober 2026 - 22:32

Hari Santri, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Ajak Santri Terus Berinovasi

23 Oktober 2026 - 19:16

Dari Bank Sampah hingga Literasi Anak, Kampung Jimpitan Jadi Model Percontohan Ruang Bersama Indonesia

23 Oktober 2026 - 18:10

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

23 Oktober 2026 - 15:36

Trending di Banten