Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang Selatan · 31 Des 2022 ·

Gusri Efendi Sang Pengelola “Perpustakaan Tuhan”


 Gusri Efendi Sang Pengelola “Perpustakaan Tuhan” Perbesar

Kota Tangsel – Gusri Efendi, pengelola Kampung Konservasi Rimbun menyatakan, selain menjadi tempat kuliner dan wisata, masyarakat dapat mempelajari ‘alam’ di ‘Perpustakaan Tuhan’ yang terletak di Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong tersebut.

“Ini (Kampung Konservasi Rimbun) adalah ‘Perpustakaan Tuhan’. Selain menjadi tempat kuliner, tempat bertemunya manusia dengan manusia, disini juga tempat mempelajari alam. Belajar langsung di ‘Perpustakaan Tuhan’,” kata Gusri Efendi yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota yang berpenduduk 1,6 juta jiwa itu, ungkap Gusri, menjadi dasar dirinya membuka Kampung Konservasi Rimbun. RTH yang diyakini menjadi lokasi berinteraksinya masyarakat, membuat Gusri melengkapi Kampung Konservasi Rimbun dengan berbagai fasilitas pembelajaran.

Di Tangsel itu sekarang lahan terbuka itu kan semakin sempit juga, jadi orang untuk berinteraksi antar masyarakat semakin susah. Maka Rimbun bernama Kampung Konservasi. Konservasi itu kan asal kata konservatif, segala sesuatu dikembalikan seperti apa adanya. Ada tanam hampir 200 jenis tanaman itu kita bikin buat edukasi buat anak-anak ya,” ungkap Gusri.

Disini, kita membuat pelatihan, bagaimana pemanfaatan sampah tanaman, menjaga air, dsb. Ketika anak anak diedukasi langsung di alam, dia bisa cerita apa aja, liat nangka nanti lo bisa cerita nangka itu seperti apa. Disini belajar merdeka,” tegas Gusri.

Hal senada dikatakan Content Creator Kampung Konservasi Rimbun Faisal Alfansury bahwa lokasi tersebut kerap menjadi fasilitator bagi komunitas komunitas, dalam mengembangkan kreatifitas.

“Sebagai ruang terbuka hijau, Rimbun yang identik dengan pepohonan, apapun yang kita kerjakan itu harus ada sisi membangun salah satunya adalah sebagai supporting system teman-teman komunitas. Bagaimana meningkatkan kreatifitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) anak anak muda dan komunitas,” sebut Faisal Alfansury. (Red)

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PWI Provinsi Banten Terima Berkas Verifikasi Keanggotaan PWI Kota Tangsel

19 Oktober 2026 - 18:33

Pelayanan Air Bersih Terus Meningkat, Perseroda PITS Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026

18 Oktober 2026 - 11:24

Beri Perhatian Pada Pendidikan, Maria Teresa Suhardja Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif pada Ajang TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 10:37

Program CSR Berdampak, IKPP Tangerang Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 07:59

Apresiasi Karya Kreatif Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan UMKM dan Wastra Lokal Bersaing di Kancah Global

10 Oktober 2026 - 17:26

Banten Masuk Lima Besar Nasional, Gubernur Andra Soni: Komitmen Wujudkan Iklim Investasi yang Ramah dan Kondusif 

9 Oktober 2026 - 21:40

Trending di Banten