Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 3 Feb 2023 ·

Di Hadapan Menko PMK, Arief Usul Pemda Dapat Gunakan Anggaran BTT Untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem


 Di Hadapan Menko PMK, Arief Usul Pemda Dapat Gunakan Anggaran BTT Untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem Perbesar

Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah memaparkan program – program yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang dalam penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pada acara Roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten/Kota tersebut, Arief menjabarkan program penanganan stunting dilakukan mulai dari langkah preventif hingga kuratif sejak pasangan pra nikah hingga proses tumbuh kembang 1.000 hari pertama kehidupan bayi.

“Intervensi dilakukan mulai dari edukasi bagi remaja, pelatihan dan pendampingan oleh kader hingga pelayanan balita stunting,” beber Wali Kota dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy secara daring, Jumat (3/2).

Dengan program dan penanganan tersebut, lanjut Wali Kota, angka stunting Kota Tangerang berdasar pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 berada di angka 11,8, dimana angka tersebut lebih rendah dibanding angka Provinsi Banten dan standar nasional.

“Target kami angka stunting di Kota Tangerang bisa ditekan hingga di bawah 5,” jelasnya.

Sementara terkait kemiskinan ekstrem, Arief menerangkan angka kemiskinan ekstrem Kota Tangerang pada tahun 2022 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2022 angka kemiskinan ekstrem 0,75 sedangkan pada tahun 2021 berada di angka 1,6.

“Kami usul agar pemerintah daerah dapat menggunakan anggaran daerah yang bersumber dari BTT,”

“Agar prosesnya bisa lebih cepat dan segera disampaikan kepada masyarakat yang kurang mampu,” beber Wali Kota.

Menanggapi Wali Kota, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menuturkan program dan juga inovasi yang telah dilakukan oleh Pemkot Tangerang dalam penanganan stunting dan kemiskinan tergolong baik dan harus direplikasi oleh daerah lain.

“Angka kemiskinan yang saat ini sudah di bawah satu persen juga bagus, sehingga untuk menjadi nol persen menjadi sangat mungkin,” tutup Muhadjir. [red]

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ayo Saksikan! Adu Ketangkasan Fire Fighter Kota Tangerang di Stadion Benteng Reborn 29 Agustus

27 Agustus 2026 - 13:55

Semarak HUT Ke-81 RI, Sachrudin-Maryono Buka Turnamen Golf Wali Kota Cup II

27 Agustus 2026 - 11:35

Gubernur Andra Soni Apresiasi Pemkab Tangerang: 1,6 Juta Warga Kabupaten Sudah CKG

27 Agustus 2026 - 11:11

Wali Kota Sachrudin Resmikan Rumah Sehat Sahabat Paru, Langkah Baru Kota Tangerang Tangani TBC

27 Agustus 2026 - 10:03

Jambore Ormas, Wali Kota Sachrudin Ajak Ormas Hadir dengan Solusi

26 Agustus 2026 - 17:21

Buka Verifikasi Kota Sehat, Maryono: Bukan Sekadar Predikat, Pelayanan Berkualitas Tetap Prioritas  

26 Agustus 2026 - 12:41

Trending di Kota Tangerang