Kota Tangsel – Sebagai bentuk insiatif kolektif dalam upaya penanganan dan penanggulangan darurat sampah Kota Tangerang Selatan, para pegiat lingkungan hidup yang tergabung dalam Relawan Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) turut serta membantu membersihkan dan mengangkut sampah di trotoar jalan raya Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Lebih kurang 6 ton perhari sampah yang diangkut Banksasuci dipilah dan diolah di TPS3R milik Banksasuci, sampah tidak dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang.
“Ini merupakan kesadaran kolektif rekan-rekan, kami hanya mengurangi beban TPA dan meminimalisir sampah dijalan untuk kami kelola di TPS3R, mudah-mudahan status darurat sampah segera dicabut,” Ungkap Ketua Banksasuci Cihuni, Denny Tri Permana, Jum’at (26/12/2025).
Menurut Deny permasalahan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah saja, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pihak. Denny optimis melalui skema Pentahelix masalah sampah Tangsel dapat segera diatasi.
“Kami memilih untuk turun dan turut serta membantu, daripada harus berkomentar apalagi saling menyalahkan, sudah saatnya perkuat sinergitas dan kolaborasi antar seluruh stakeholders dalam upaya penanganan sampah Tangsel, kami terbatas, sehingga hanya bisa berbuat apa yang bisa kami perbuat saja,” Tandasnya.
Untuk diketahui, setibanya di TPS3R Banksasuci, sampah dipilah oleh para relawan, sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis dicacah dan dijual, sementara sampah organik dikomposter menjadi pupuk dan Pupuk organik cair (POC). [red]













