Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 24 Sep 2025 ·

Besok, Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi di Gedung DPRD Kota Tangerang Tuntut Cabut Perwal 14 Tahun 2025


 Ilustrasi Demonstrasi Tuntut Batalkan Kenaikan Tunjangan Rumah DPRD Kota Tangerang. Foto: TangerangPos Perbesar

Ilustrasi Demonstrasi Tuntut Batalkan Kenaikan Tunjangan Rumah DPRD Kota Tangerang. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) Kota Tangerang, bakal menggelar aksi simpatik di depan gedung DPRD Kota Tangerang pada Kamis, 25 September 2025.

“Kalau niatmah kan tinggal cabut saja Perwal 14/2025, itukan Perkada kebijakan daerah, Gak usah banyak alasan bertele-tele konsultasi, Bandung Barat dan beberapa daerah saja sudah dibatalkan kok, Insyaallah Besok kita tuntut segera cabut Perwal 14/2025, tenang pak Wali, Rakyat Bersama Pak Wali,” Ungkap Koordinator Lapangan JPMI Kota Tangerang, Fale Wali, Rabu (24/09/2025).

Fale menerangkan bahwa aksinya tersebut sebagai bentuk keprihatinan atas kurangnya empati para wakil rakyat terhadap kondisi masyarakat Kota Tangerang yang masih berada dibawah garis kemiskinan.

“Disetiap rupiah yang dinikmati para wakil rakyat atas kenaikan tunjangan rumah tersebut, terdapat rumah-rumah warga miskin kota Tangerang yang setiap hujan kebocoran, ada rumah warga yang reod hampir roboh, rumah mereka tidak layak huni, kok bisa tunjangan rumah DPRD naik? Tega,” Ungkapnya.

Kenaikan tunjungan rumah kepada 50 anggota DPRD Kota Tangerang sebesar 22 persen atau Rp.537.500.000/bulan tersebut menurut Fale setara dengan biaya pembangunan 18 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) setiap Bulan.

“Kalau kenaikan tunjangan rumah DPRD Kota Tangerang dibatalkan, APBD kita bisa bangun 216 rumah warga miskin setiap tahunya,” Tandasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 149 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Kota Tangerang Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis Pemprov Banten

27 Juli 2026 - 17:54

Wali Kota Tangerang dan Para Kepala OPD Tanam Pohon dan Bebersih Cisadane: Komitmen Indonesia ASRI

24 Juli 2026 - 10:01

Get Out Oligo Jilid 2, Aktivis: Tidak Ada Kesempatan Kedua, Pemkot Jangan Ambil Risiko Hukum

23 Juli 2026 - 09:57

Urus Dokumen Kian Mudah, Pemkot Tangerang Perluas Akses Layanan Adminduk

22 Juli 2026 - 16:18

Aktivis Ingatkan Pemkot Tangerang Tidak Turut Merekomendasikan BUPP PSEL: Serahkan Pada Danantara

22 Juli 2026 - 10:12

Sambut Festival Cisadane 2026, Banksasuci Gelar Aksi Ruwat Rawat Sungai Cisadane

20 Juli 2026 - 20:27

Trending di Kota Tangerang