Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Kabupaten Tangerang · 10 Jan 2025 ·

ASG Bantah Keterlibatan Pemagaran Laut, Ade Awaludin: Saya Tidak Yakin Itu Proyek PIK2


 Pemasangan Pagar di Pesisir Laut Kabupaten Tangerang Sepanjang 30,16Km yang kini telah disegel Oleh KKP atas Perintah Presiden Prabowo Subianto. Foto: ist Perbesar

Pemasangan Pagar di Pesisir Laut Kabupaten Tangerang Sepanjang 30,16Km yang kini telah disegel Oleh KKP atas Perintah Presiden Prabowo Subianto. Foto: ist

Banten – Anggota DPRD Provinsi Banten Ade Awaludin mendukung langkah tegas Presiden Prabowo dalam menindak tegas pelaku Pemagaran Laut di Perairan Tangerang.

“Saya dukung langkah tegas Pak Presiden melalui KKP yang menyegel dan akan membongkar pagar Laut di Perairan Tangerang karena memang Ilegal,” Ungkap Ade kepada TangerangPos, Jum’at (10/01/2025).

Ade juga mengatakan bahwa dirinya tidak yakin bahwa pemagaran yang menggunakan cerucuk bambu sepanjang 30,16 Km tersebut dilakukan dalam rangka Proyek PSN PIK2.

“Saya tidak yakin itu proyek PSN PIK2, karena pola-pola pemagaran semacam itu tidak ada dalam skema sosialisasi dalam pembangunan PSN PIK2, boleh jadi itu aksi-aksi orang-orang iseng yang cari perhatian saja,” Tandasnya.

Ketidakyakinan Ade, dipertegas juga oleh Kuasa Hukum Agung Sedayu Group Muannas Alaidid menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan perusahaannya dalam pemasangan pagar laut tersebut.

“Tidak ada keterlibatan Agung Sedayu Group dalam pemasangan pagar laut. Kami menegaskan hingga saat ini tidak ada bukti maupun fakta hukum yang mengaitkan Agung Sedayu Group dengan tindakan tersebut,” dikutip inilah.com, Kamis (09/01/2025).

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas memerintahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan penyegelan terhadap kegiatan pemagaran laut tanpa izin sepanjang 30,16 kilometer (km) yang ada di perairan Kabupaten Tangerang, Banten.

“Pak Presiden sudah menginstruksikan. Saya pun tadi pagi diperintahkan Pak Menteri (KKP) langsung untuk melakukan penyegelan. Negara tidak boleh kalah, Kami hadir di sini untuk melakukan penyegelan karena sudah meresahkan masyarakat, sudah viral,” Ungkap Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pung Nugroho Saksono dikutip dari Antara, Kamis (09/01/2025).

Selain itu, KKP juga akan mendalami siapa pelaku yang bertanggung jawab dan memasang pagar bambu tersebut dan memberikan waktu maksimal selama 20 hari agar pagar yang telah dipasang tersebut segera dibongkar dan Apabila tidak dibongkar, maka pembongkaran dilakukan langsung oleh petugas KKP.

“Kami akan dalami dulu. KKP akan mendalami siapa pemiliknya. Kami cari informasi. Kalau sudah fiks ketemu, pasti akan kami lakukan tindakan lebih lanjut,” ujar Pung.

Selain itu, penyegelan dilakukan, karena pemagaran tersebut diduga tidak memiliki izin dasar Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL).

“Dan ternyata memang kami wawancara dengan beberapa nelayan mengganggu mereka. Pagar tersebut kami cek di KKP tidak ada PKKPRL-nya, jadi perizinannya tidak ada. Pemerintah dalam hal ini KKP hadir di laut ini untuk melakukan penyegelan pemagaran laut tersebut,” ujarnya.

Diketahui, Struktur pagar laut terbuat dari bambu atau cerucuk dengan ketinggian rata-rata 6 meter. Di atasnya, dipasang anyaman bambu, paranet, dan juga dikasih pemberat berupa karung berisi pasir.

Panjang 30,16 km itu berada pada wilayah 16 desa di 6 kecamatan dengan rincian tiga desa di Kecamatan Kronjo; tiga desa di Kecamatan Kemiri; empat desa di Kecamatan Mauk; satu desa di Kecamatan Sukadiri; tiga desa di Kecamatan Pakuhaji; dan dua desa di Kecamatan Teluknaga.[red]

Artikel ini telah dibaca 508 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Korem 052/Wijayakrama Bangun Sinergi Lewat Pembinaan Jaring Mitra Karib

24 April 2026 - 18:03

Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Banten Tahun 2027, Bupati Tangerang: Komitmen Tingkatkan Infrastruktur

23 April 2026 - 19:24

Hari Bumi 2026, Yudi Budi Wibowo Bersama Aktivis Lingkungan Tanam 1.000 Pohon di Situ Cihuni 

22 April 2026 - 15:41

Buka Acara Penanaman 1000 Pohon di Situ Cihuni, Wabup Intan Harap RTH Semakin Meningkat

22 April 2026 - 12:51

PT. Rivia Mitra Persada Dukung Pelestarian Lingkungan Hidup Melalui Aksi Penanaman 1.000 Pohon

22 April 2026 - 12:09

Aksi Pelestarian Lingkungan, IKPP Tangerang Dukung Penanaman 1.000 Pohon Di Situ Cihuni

22 April 2026 - 10:59

Trending di Kabupaten Tangerang