Menu

Mode Gelap
Dinkes Kota Tangerang Siapkan Posko dan Nakes pada POPDA XI Banten Besok, Jembatan Pintu Air 10 Ditutup Sementara, Berikut Jalur Alternatifnya! Dukungan Masyarakat Menguat, Bermunculan Baliho ‘Sekda Jadi Bupati Tangerang’ Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng

Banten · 17 Mei 2024 ·

Al Muktabar Dipastikan Tidak Dapat Mengikuti Pilkada Setelah Dilantik Kembali Jadi Pj. Gubernur Banten


 Sekda Banten Dr. Al Muktabar.,M.Sc untuk ketiga kalinya dilantik sebagai Pj. Gubernur Banten. Foto: ist Perbesar

Sekda Banten Dr. Al Muktabar.,M.Sc untuk ketiga kalinya dilantik sebagai Pj. Gubernur Banten. Foto: ist

Jakarta – Setelah menjabat Plh. Gubernur Banten sejak 12 Mei 2024, Akhirnya Al Muktabar kembali dilantik sebagai Pj. Gubernur Banten oleh Menteri Dalam Negeri di Sashana Bhakti Praja (SBP) lantai 3 Gedung C Kantor Kemendagri Jakarta Pusat pada hari Jum’at (17/05/2024).

Hal tersebut berdasarkan surat undangan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan nomor : 100.2.1.3/2319/SJ , yang salahsatunya mengundang Al Muktabar.

Untuk diketahui, ini merupakan kali ketiga Al Muktabar dilantik sebagai Pj Gubernur Banten sejak tahun 2022 mengisi kekosongan Gubernur Banten yang habis masa jabatannya.

Dengan diangkatnya Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten, maka dengan demikian dipastikan Al Muktabar tidak dapat mengikuti kontestasi Pilkada Banten 27 November mendatang.

Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota, Pada pasal 7 ayat (2) huruf q bahwa syarat Calon Gubernur tidak berstatus sebagai penjabat gubernur.

“Penjabat kepala daerah harus mundur lima bulan sebelum pelaksanaan pilkada, jika ingin ikut pilkada,” tegas Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Tito juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi kepada Penjabat Daerah yang maju pada Pilkada tidak sesuai ketentuan.

“Penjabat kepala daerah terancam sanksi yang maju ikut bertarung pada pilkada serentak,” tegasnya. [red]

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Makna Mendalam Idul Adha, Bang Zaki: Berkurban Wujud Ketaatan dan Kepedulian

16 Juni 2024 - 13:41

Gerindra Kota Tangsel Optimis Kader Prabowo Andra Soni Menang Pilkada Banten 2024

15 Juni 2024 - 22:43

Pilgub Banten 2024, Gerindra Kabupaten Tangerang Bertekad Menangkan Andra Soni

15 Juni 2024 - 20:07

A.Zaki Iskandar: Untuk Pilkada Jakarta, Golkar Siapkan Berbagai Opsi

15 Juni 2024 - 07:47

Tampung Aspirasi, Andra Soni ‘Ngeliwet’ Bareng Petani

14 Juni 2024 - 14:46

Elektabilitas Zaki Iskandar Terus Naik, Intensitas ‘Sapa Warga’ Menjadi Pemicu

14 Juni 2024 - 08:00

Trending di Nasional