Menu

Mode Gelap
Hari Mangrove, Aktivis Lingkungan Tegaskan Penolakan Pemanfaatan Hutan Lindung oleh ASG PIK2 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 28 Sep 2024 ·

Adu Strategi Pilkada Kota: SAMA dan FF Gencarkan Serangan Udara, AMANI Pilih Gerilya


 Ketiga Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang pada Pilkada Serentak 2024. Foto: Ist Perbesar

Ketiga Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang pada Pilkada Serentak 2024. Foto: Ist

Kota Tangerang – Memasuki masa kampanye Pilkada Kota Tangerang, Tim Pemenangan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang mulai adu strategi untuk mencuri simpatik 1.377.828 pemilih disisa waktu 60 hari menuju 27 November 2024.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka (UHAMKA) Dr. Jumardi mengatakan bahwa Pasangan Calon nomor urut 1 Faldo Maldini-Fadhlin Akbar dan pasangan calon nomor urut 3 Sachrudin-Maryono, nampak mulai intens dan agresif lakukan serangan udara.

“Dalam hal serangan udara yang sangat intens dan agresif adalah pasangan nomor urut 1 dan 3, pasangan nomor urut 1 mulai massifkan Sosial Media, menggerakkan influencer serta membuat video-video konten otokritik, sementara pasangan nomor urut 3 mulai gencar publikasi kegiatan melalui media online yang menunjukkan hasil trend positif pada Google Analitics, serta memiliki jangkauan penyebaran informasi secara utuh dan cepat kepada pemilih,” Ungkapnya kepada TangerangPos , Jum’at (27/09/2024).

Jumardi mengatakan bahwa pilihan agresif pada serangan udara menjadi wajar mengingat 63% pemilih di Kota Tangerang adalah Gen-Z dan Milenial.

“Bisa dikatakan keduanya menggunakan strategi Digital Acceleration atau akselerasi digital yang merupakan proses strategis untuk memanfaatkan teknologi, metodologi, dan kemampuan digital dengan cepat, mengingat 63% DPT Kota Tangerang merupakan Gen-Z dan Milenial,” Paparnya.

Adapun untuk pasangan calon nomor urut 2, Amarullah-Bonnie Mufidjar menurut pengamatan Jumardi masih memilih fokus melakukan Strategi Gerilya melalui kegiatan penguatan jaringan.

“Amarullah-Bonnie memang terkesan tidak terlalu agresif dalam serangan udara, karena memang pasangan ini masih fokus pada serangan darat dengan melakukan kegiatan penguatan jejaring, pengajian di perserikatan, menggerakkan kader militan serta intens menemui sejumlah tokoh berpengaruh di Kota Tangerang. Namun perlu diingat, bahwa pasangan Amarullah-Bonnie diusung oleh PKS yang memiliki kader militan dalam serangan udara,” Sambungnya.

Menurut Jumardi bahwa disisa waktu 60 hari kedepan segala kemungkinan masih bisa terjadi, terlebih selisih elektabilitas ketiga pasangan calon tersebut sangat ketat.

“Mengingat selisih elektabilitas ketiga pasangan calon sangat ketat, segala kemungkinan masih bisa terjadi,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 238 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Tangerang dan Para Kepala OPD Tanam Pohon dan Bebersih Cisadane: Komitmen Indonesia ASRI

24 Juli 2026 - 10:01

Get Out Oligo Jilid 2, Aktivis: Tidak Ada Kesempatan Kedua, Pemkot Jangan Ambil Risiko Hukum

23 Juli 2026 - 09:57

Urus Dokumen Kian Mudah, Pemkot Tangerang Perluas Akses Layanan Adminduk

22 Juli 2026 - 16:18

Aktivis Ingatkan Pemkot Tangerang Tidak Turut Merekomendasikan BUPP PSEL: Serahkan Pada Danantara

22 Juli 2026 - 10:12

Sambut Festival Cisadane 2026, Banksasuci Gelar Aksi Ruwat Rawat Sungai Cisadane

20 Juli 2026 - 20:27

Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Air di Puri Beta 1 di Momen Musim Kemarau

20 Juli 2026 - 19:38

Trending di Kota Tangerang