Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mematangkan rencana penataan kawasan Jalan Kiasnawi yang akan direalisasikan secara bertahap dalam waktu dekat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menuturkan, Pemkot Tangerang akan menata koridor lalu lintas Jalan Kiasnawi dan akses menuju Stasiun Tangerang agar bebas dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) serta parkir on-street di badan jalan untuk memberikan ruang yang nyaman terutama bagi pejalan kaki.
“Kami memproyeksikan kawasan Jalan Kiasnawi bebas dari parkir on-street yang selama ini menyebabkan kemacetan. Kami juga akan menata angkutan umum dan transportasi online perlu diintegrasikan dengan kawasan stasiun melalui pengaturan lokasi pick-up dan drop-off secara terbatas,” ujar Yeti, Selasa (8/9/26).
Sementara itu, kebutuhan parkir akan diarahkan ke fasilitas parkir baru di luar badan jalan, salah satunya melalui rencana pemanfaatan lahan di sisi selatan Pasar Anyar yang merupakan aset PT. KAI.
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang akan mendorong PKL di sepanjang koridor Jalan Kiasnawi unuk menempati kios-kios yang tersedia di kawasan Pasar Anyar. Rencananya, Pemkot Tangerang akan menyosialisasikan rencana penataan kawasan Jalan Kiasnawi mulai September 2026.
“Kalau penertiban PKL ditargetkan bisa dimulai setelah Memorandum of Understanding (MoU) bersama pihak terkait telah ditandatangani ditargetkan pada awal Oktober nanti. Namun, sebelumnya akan dilakukan diskusi dan pembicaraan lebih lanjut bersama para PKL agar rencana ini bisa direalisasikan dengan lancar,” tambahnya.
Pemkot Tangerang berharap, rencana penataan kawasan Jalan Kiasnawi dapat meningkatkan ketertiban dan kenyamanan mobillitas masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik sebagai salah satu pusat niaga di Kota Tangerang.[red]












