Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kabupaten Tangerang · 28 Des 2024 ·

Ade Awaludin Apresiasi Advokasi dan Mitigasi Dampak PIK 2 oleh PCNU Kabupaten Tangerang


 Anggota DPRD Provinsi Banten Ade Awaludin saat PKD PCNU Kabupaten Tangerang. Foto: ist Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Banten Ade Awaludin saat PKD PCNU Kabupaten Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang –  Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Gerindra H. Ade Awaluddin mengapresiasi langkah strategis dan peran Nahdlatul Ulama dalam mendampingi masyarakat yang terdampak dalam pembangunan PIK atau PSN PIK.

Hal tersebut diungkapkan Ade saat diskusi singkat terkait advokasi dan mitigasi yang dilakukan oleh tim Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang.

“Langkah bijak PCNU Kabupaten Tangerang menunjukan NU menjadi rumah solusi yang memfokuskan diri pada penyelesaian,” Ungkapnya, Sabtu (28/12/2024).

Ade menyayangkan ada pihak pihak mempermasalahkan PIK2 atau PSN PIK, apalagi dengan menuntut pencabutan. Padahal keberadaan PIK2 atau PSN PIK dapat menjadi solusi percepatan pembangunan di Tangerang Utara.

“justru, saya menyayangkan ada pihak pihak tertentu yang mempermasalahkan PIK 2 atau PSN, apalagi menuntut untuk dicabut,” terang Ade anggota Dewan dari Dapil Tangerang Utara.

Sementara itu, sekretaris PCNU Kabupaten Tangerang Dr. H. Muhamad Qustulani, menjelaskan tentang beberapa temuan tim PCNU kepada anggota dewan yang disapa H. Ade tersebut. Katanya setidaknya tercatat ada dampak yang diduga dapat merugikan masyarakat, yaitu right property (hak aset), right economic (hak ekonomi) dan right environment (hak lingkungan).

Utamanya hak property di mana banyak di antara pelapor menceritakan oknum atau pihak ketiga yang mencoba mengambil keuntungan dari warga dari adanya jual dan beli tanah warga.

“Oknum di bawah yang membuat warga tertekan, resah, juga gelisah,” tambah pria yang disapa Gus Fani

Katanya sampai hari ini warga masih bingung, bahkan bisa dibilang tidak tahu apakah tanah yang dimilikinya masuk dalam pengembangan PIK2 atau PSN.

“Kami (PCNU) sudah mencoba mencari data percis titik mana yang menjadi dualisme garapan pembangunan, dan juga berusaha mencari seperti apa NJOP yang ada di bawah. Namun sayangnya kami baru bisa menduga, dan belum memiliki data kecuali beberapa laporan dengan melampirkan bukti sertifikat tanah, SPPT, dan kwitansi-kwitansi pembelian,” sambungnya.

Sebab itu PCNU hadir di tengah masyarakat untuk mendampingi dan membantu serta memediasi agar diketemukan solusi dari permasalahan ini.

“prinsip NU adalah hadir di tengah masyarakat untuk mendamping siapapu yang haknya terabaikan, sebab ini merupakan bagian dari amar makruf nahyi munkar.”

Kemudian dalam waktu dekat PCNU akan mengirimkan surat tabayyun kepada para pihak baik pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Tangerang atau Provinsi, pihak PIK dan juga Apdesi untuk mengkonfirmasi seperti apa seharusnya, dan bagaimana mencari solusi dari keluhan masyarakat.[red]

Artikel ini telah dibaca 191 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Tobat Ekologis, Banksasuci Semai 100 Ribu Bibit Pohon Sengon 

29 Oktober 2026 - 15:13

Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati Maesyal Kembali Rotasi Pejabat Pemkab Tangerang

27 Oktober 2026 - 23:24

Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan Lewat Youth Climate Action Fund 2026

27 Oktober 2026 - 14:33

Waduh! Kantor Desa Muara Teluknaga Kabupaten Tangerang Digeruduk Warga

25 Oktober 2026 - 22:55

Banksasuci Bersama Warga Pakulonan Barat Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri

25 Oktober 2026 - 09:50

Bupati Maesyal Rasyid: Santri Ber-Akhlaqul Karimah, Pemimpin Masa Depan

23 Oktober 2026 - 22:56

Trending di Kabupaten Tangerang