Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang Selatan · 31 Des 2022 ·

Gusri Efendi Sang Pengelola “Perpustakaan Tuhan”


 Gusri Efendi Sang Pengelola “Perpustakaan Tuhan” Perbesar

Kota Tangsel – Gusri Efendi, pengelola Kampung Konservasi Rimbun menyatakan, selain menjadi tempat kuliner dan wisata, masyarakat dapat mempelajari ‘alam’ di ‘Perpustakaan Tuhan’ yang terletak di Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong tersebut.

“Ini (Kampung Konservasi Rimbun) adalah ‘Perpustakaan Tuhan’. Selain menjadi tempat kuliner, tempat bertemunya manusia dengan manusia, disini juga tempat mempelajari alam. Belajar langsung di ‘Perpustakaan Tuhan’,” kata Gusri Efendi yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota yang berpenduduk 1,6 juta jiwa itu, ungkap Gusri, menjadi dasar dirinya membuka Kampung Konservasi Rimbun. RTH yang diyakini menjadi lokasi berinteraksinya masyarakat, membuat Gusri melengkapi Kampung Konservasi Rimbun dengan berbagai fasilitas pembelajaran.

Di Tangsel itu sekarang lahan terbuka itu kan semakin sempit juga, jadi orang untuk berinteraksi antar masyarakat semakin susah. Maka Rimbun bernama Kampung Konservasi. Konservasi itu kan asal kata konservatif, segala sesuatu dikembalikan seperti apa adanya. Ada tanam hampir 200 jenis tanaman itu kita bikin buat edukasi buat anak-anak ya,” ungkap Gusri.

Disini, kita membuat pelatihan, bagaimana pemanfaatan sampah tanaman, menjaga air, dsb. Ketika anak anak diedukasi langsung di alam, dia bisa cerita apa aja, liat nangka nanti lo bisa cerita nangka itu seperti apa. Disini belajar merdeka,” tegas Gusri.

Hal senada dikatakan Content Creator Kampung Konservasi Rimbun Faisal Alfansury bahwa lokasi tersebut kerap menjadi fasilitator bagi komunitas komunitas, dalam mengembangkan kreatifitas.

“Sebagai ruang terbuka hijau, Rimbun yang identik dengan pepohonan, apapun yang kita kerjakan itu harus ada sisi membangun salah satunya adalah sebagai supporting system teman-teman komunitas. Bagaimana meningkatkan kreatifitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) anak anak muda dan komunitas,” sebut Faisal Alfansury. (Red)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Optimis Tren Pertumbuhan Ekonomi Banten Berlanjut Positif

22 Mei 2026 - 20:24

Jabatan Bambang Noertjahjo sebagai Sekda Diperpanjang, Benyamin: Pengukuhan Saja

21 Mei 2026 - 08:58

TP2DD Terbaik Wilayah Jawa-Bali, Tangsel Jadi Rujukan Digitalisasi Pajak Daerah

19 Mei 2026 - 14:36

Kasus Pencemaran Cisadane, Aktivis Desak KLH dan APH Tuntaskan: Tidak Ada Toleransi Bagi Kejahatan Lingkungan 

19 Mei 2026 - 08:57

Benyamin Harap Kadin Tangsel jadi Jembatan Aktif Dorong Pertumbuhan Ekonomi

18 Mei 2026 - 20:50

Tidak Bergabung Aglomerasi Tangerang Raya, Tangsel ‘Keukeuh’ Bangun PSEL Sendiri

17 Mei 2026 - 11:44

Trending di Kota Tangerang Selatan