Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 9 Sep 2026 ·

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik


 Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir saat Ngobrol Santai Bareng Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia di Hotel Luminor Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026). Foto: Ist Perbesar

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir saat Ngobrol Santai Bareng Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia di Hotel Luminor Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026). Foto: Ist

JAKARTA — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir berdialog dengan sejumlah pemimpin redaksi yang tergabung dalam Forum Pimred Multimedia Indonesia (FPRMI). Diskusi bertajuk “Bicara Polisi, Media dan Publik” pada Rabu, 9 September 2026 di Jakarta Pusat itu mengulas perluasan tupoksi Polri, perilaku Polisi di masyarakat serta kepercayaan publik terhadap Polri.

Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan bahwa perkembangan tugas Polri merupakan konsekuensi dari perubahan regulasi yang menjadi dasar hukum pelaksanaan tugas kepolisian.

“Tupoksi Polri sebagaimana diatur dalam Pasal 13 dan Pasal 14 UU Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan dijelaskan dalam penjelasannya. Tidak ada yang melanggar,” katanya.

J.E.Isir menegaskan bahwa penugasan polisi pada kementerian dan instasi lain tetap mengacu tupoksi dan permintan dari instasi tersebut.

Dalam diskusi yang juga menyinggung citra “polisi baik dan polisi jahat”, J.E.Isir menekankan pentingnya setiap anggota Polri menjalankan tugas dengan baik dan profesional.

Menurutnya, kualitas anggota di lapangan akan sangat menentukan wajah institusi kepolisian di mata masyarakat.

“Percayalah, masih banyak polisi baik di republik ini. Polisi yang tidak baik hanya segelintir oknum dan pimpinan berkomitmen untuk menindak oknum,” tegasnya.

Diskusi yang dipandu moderator Ade Yunus tersebut kemudian berkembang pada relasi Polri dan media. Keduanya memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama bekerja untuk kepentingan publik.

Dalam praktiknya, perbedaan versi antara polisi, media dan masyarakat terhadap suatu peristiwa terkadang tidak dapat dihindari. Kondisi tersebut dapat memengaruhi persepsi publik terhadap institusi kepolisian maupun pemberitaan media.

Isir mengatakan kontrol masyarakat dan media tetap diperlukan sebagai bagian dari proses evaluasi institusi.

Menurutnya, Polri memiliki mekanisme internal untuk memperbaiki kekurangan dan menindak anggota yang melakukan pelanggaran.

“Institusi Polri telah teruji memiliki sistem imun untuk memperbaiki dirinya sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, kontrol publik dan media justru dapat menjadi bagian penting dalam proses pembenahan tersebut.

Diskusi tersebut juga mendapat tanggapan dari Komisioner Dewan Pers periode 2025–2028 Yogi Hadi Ismanto dan Wakil Ketua Dewan Pers periode 2019–2022 yang juga ketua umum PWI Pusat masa bakti 2023-2025 Hendry Ch Bangun.

Turut memberikan tanggapan Asep Setiawan, komisioner Dewan Pers 2019-2022, Nurzaman, wartawan senior yang juga pembina FPRMI, Ketua Forum Wartawan Kebangsaan Raja Pane, Naek Pangaribuan yang juga Kordinator Wartawan Kepolisian periode 2010-2020 dan H.M.U. Kurniadi selaku Dewan Penasihat FPRMI.[red]

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mendes Yandri Susanto Tantang Mahasiswa Majukan Desa, Kolaborasi Wujudkan Asta Cita

29 Oktober 2026 - 08:32

Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor

29 Oktober 2026 - 08:26

Waduh! KPK Geledah Kantor Dinas PUPR, Sita Dokumen Proyek dan Uang Tunai

29 Oktober 2026 - 05:01

Menlu Singapura Akui Komitmen Tegas Presiden Prabowo Soal Karhutla

28 Oktober 2026 - 23:30

Wamenhaj: Al-Amanah dan Al-Quwwah Jadi Fondasi ASN Kemenhaj

28 Oktober 2026 - 20:25

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Tidak Menggunakan Maskapai Transit Singapura dan Malaysia

26 Oktober 2026 - 22:43

Trending di Nasional