Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 29 Okt 2026 ·

Mendes Yandri Susanto Tantang Mahasiswa Majukan Desa, Kolaborasi Wujudkan Asta Cita


 Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Foto: Ist Perbesar

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Foto: Ist

Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menantang Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (GMH) untuk terlibat langsung mengentaskan kemiskinan di desa sehingga tidak ada lagi desa sangat tertinggal dan tertinggal. Sebab desa memiliki banyak potensi untuk membawa kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana tertuang dalam Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto.

“Saya tantang dari GMH untuk punya desa binaan kita kolaborasi dengan berbagai program dan potensi desa. Kita punya desa wisata, desa tematik, desa ekspor dan ini harus kita kerja sama karena kita superteam bukan superman,” tantangnya saat memberikan sambutan pada pembukaan GMH National Leadership Academy 2026 dengan tema Generasi Pemimpin Persatuan Indonesia di Operational Room Kemendes PDT Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Hal ini bukan tanpa alasan namun melihat kualitas mahasiswa yang menjadi anggota GMH dengan prinsip dan nilai yang dianut. Core value tersebut yakni spiritualisme yang tidak sebatas hubungan dengan Tuhan namjn bagaimana menjaga alam lingkungan dan tidak membakar lahan.

Value lain adalah intelektualisme yang artinya mahasiswa tidak boleh sekadar fokus pada masalah tapi juga memberikan solusi. Selain itu juga harus aktif sehingga SDM muda Indonesia tidak hanya menjadi pengamat tapi juga aktif di banyak kegiatan serta tidak hanya aktif secara personal tapi bisa mengaktifkan sekitarnya.

Hal lain yang ditekankan adalah pemberdayaan dan pengabdian karena Indonesia butuh anak muda yang mau berkorban untuk rakyat melampaui kepentingannya sendiri. Namun demikian, nilai-nilai ini dirasa Mendes Yandri harus disertai dengan tindakan salah satunya langsung bersinggungan dengan masyarakat desa untuk menuju kemajuan dan kemandirian.

“Kami tunggu aksinya. Dakwah tidak cukup dengan kata-kata tapi harus bilhal (dengan tindakan) agar desa bangkit, tidak lagi ada kemiskinan,” tutur Mendes Yandri.

“Kami siap lahir batin bekerja sama dengan GMH tinggal mau atau tidak mewujudkan desa ekspor, desa wisata, desa tematik. Kita ingin desa bangkit bukan hanya sebagai objek tapi subjek maka lahirlah Asta cita ke-6. Karena kalau ekonomi merata pasti kemiskinan akan turun,” imbuhnya.

Kolaborasi dengan berbagai mitra terus dijalankan Mendes Yandri dan tidak hanya bersama Kementerian/Lembaga untuk mewujudkan desa ekspor, desa wisata, desa tematik, dan sembilan poin lainnya dalam aksi bangun desa bangun Indonesia.

Salah satunya adalah GMH yang berisi mahasiswa dari berbagai bidang jurusan dan program studi sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan pemberdayaan disertai pendampingan secara langsung.[red]

 

 

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor

29 Oktober 2026 - 08:26

Waduh! KPK Geledah Kantor Dinas PUPR, Sita Dokumen Proyek dan Uang Tunai

29 Oktober 2026 - 05:01

Menlu Singapura Akui Komitmen Tegas Presiden Prabowo Soal Karhutla

28 Oktober 2026 - 23:30

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Tidak Menggunakan Maskapai Transit Singapura dan Malaysia

26 Oktober 2026 - 22:43

Jaga Integritas Lembaga, Wamenhaj Dahnil Tegaskan Dua Tenaga Ahli Sudah Mengundurkan Diri

26 Oktober 2026 - 17:25

Polri Bersama Gekrafs Lakukan MoU, Komitmen Lindungi Karya dan Dorong Potensi Ekraf

25 Oktober 2026 - 14:32

Trending di Nasional