Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Nasional · 24 Apr 2026 ·

KSP Muhammad Qodari Paparkan Lokasi Pembangunan PSEL, Ada Aglomerasi Tangerang Raya


 Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari. Foto: ist Perbesar

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari. Foto: ist

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari mengatakan pemerintah menargetkan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di 30 lokasi aglomerasi yang mencakup 61 kabupaten/kota di Indonesia.

Hal itu disampaikan Qodari dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/4/2026).

“Pemerintah menargetkan untuk membangun PSEL di 30 lokasi aglomerasi di 61 kabupaten/kota di Indonesia,” kata Qodari.

Qodari berujar, tahap pertama pembangunan akan dimulai pada Juni 2026 melalui peletakan batu pertama di lima lokasi.

Lokasi tersebut yakni Kota Bekasi, Kota Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Bandung Raya.

“Keempat lokasi merupakan implementasi Perpres 109/2025. (Khusus) Bandung Raya, implementasi di Bandung Raya merupakan bagian dari Perpres Nomor 35 Tahun 2018 yang pelaksanaannya telah bekerja sama dengan Jepang. Jadi sudah ada duluan,” ujar Qodari.

Selanjutnya untuk tahap dua, proses lelang akan dimulai pada Semester 1 2026 di lokasi berikut.

• Lampung Raya.

• DKI Jakarta

• Semarang Raya.

• Serang Raya.

• Surabaya Raya.

• Medan Raya.

• Kota Tangerang.

• Kabupaten Bekasi.

• Kabupaten Tangerang.

• Kota Palembang.

• Kota Makassar.

• Kota Tangsel.

“Sisanya masih dalam proses identifikasi dan verifikasi,” ucap Qodari.

Adapun pengolahan sampah pada PSEL ini ditargetkan mencapai 33.000 ton per hari pada 2029.

“Target kapasitas input sampah dapat mencapai lebih dari 1.000 ton per hari per lokasi sehingga total kapasitas pengolahan PSEL nanti 33.000 ton per hari pada 2029,” tandasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tangis Ketua DPRD Saat Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pokir Rp242 Milyar

24 April 2026 - 11:10

Gelar Halalbihalal, DPP KNPI Perkuat Soliditas dan Tebar Kepedulian 

23 April 2026 - 19:39

Khotibyani: Ade Jona Menuju Pucuk HIPMI: Peluang Emas Sinergi Pengusaha Muda dan Penguasa untuk Ekonomi Indonesia

22 April 2026 - 12:19

PPIH Siap Sukseskan Haji 2026, Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental dan Orientasi Layanan

17 April 2026 - 23:56

Kawendra Minta Kasus Dana Umat Rp28 Miliar di Aek Nabara Segera Diselesaikan

17 April 2026 - 22:29

Dr. Giwo Rubianto Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI: Kampus Harus Jadi Ruang Aman dari Kekerasan Seksual

17 April 2026 - 19:06

Trending di Nasional